City Menggila di Anfield: Pep Guardiola Kirim Sinyal Bahaya yang Bikin Arsenal Ketar-ketir

Pep Guardiola
Sumber :
  • thethao247.vn

Olret – Setelah peluit akhir berbunyi, sang ahli strategi asal Spanyol itu tak bisa menyembunyikan emosinya dan membuat pernyataan penuh semangat yang menarik perhatian dari seluruh Liga Premier.

Kemenangan 2-1 di Anfield tidak hanya membawa tiga poin penting bagi Manchester City, tetapi juga menandai tonggak penting dalam mentalitas manajer Pep Guardiola.

“Kami menang. Akhirnya, kami menang di Anfield,” Pep memulai konferensi pers dengan nada lega sekaligus menantang. Baginya, ini bukan sekadar kemenangan biasa, tetapi konfirmasi kembalinya Man City ke tahap krusial musim ini.

Langkah Tak Biasa Malaysia Menjelang Pertandingan Ulang Melawan Vietnam

Pep Guardiola mengakui timnya masih perlu banyak meningkatkan diri, terutama dalam hal ketenangan di sepertiga lapangan akhir.

“Kami belum cukup tenang di sepertiga lapangan akhir. Di dalam kotak penalti, baik Anda seorang bek atau penyerang, Anda harus merasa seperti sedang menyeruput secangkir kopi, cukup lambat untuk membuat keputusan yang tepat. Tapi kami masih sangat muda dalam banyak aspek,” analisis Pep.

Arsenal Bisa Saja Terpuruk Dalam Perebutan Gelar Liga Premier

Meskipun demikian, pelatih berusia 53 tahun itu tetap memuji semangat tim para pemainnya, terutama peran kepemimpinan Bernardo Silva.

“Kami dipimpin oleh pemain yang luar biasa, salah satu pemain terbaik yang pernah saya latih. Ketika seorang pemain selalu mengutamakan tim di atas dirinya sendiri dan memberi contoh, semua orang akan mengikutinya. Saya adalah orang pertama yang melakukan itu,” tegas Pep.

Kemenangan melawan Liverpool tidak lepas dari kontroversi, terutama kartu merah yang diberikan kepada Szoboszlai dan gol Cherki yang dianulir. Pep Guardiola dengan jelas menyatakan ketidakpuasannya, mengklaim inkonsistensi wasit.

"Dalam turnamen ini, banyak pelanggaran dibiarkan berlanjut. Jadi mengapa gol itu tidak dianulir? Skornya 3-1, Szoboszlai tidak dihukum, dan semua orang senang?" tanya Pep dengan sarkasme.

Berbicara tentang persaingan perebutan gelar, Pep Guardiola melanjutkan gaya khasnya yang tajam. “Yang bisa kita lakukan hanyalah tetap berada di belakang Arsenal, tetap dekat dengan mereka. Jika mereka lengah bahkan untuk sesaat, kita akan memanfaatkannya,” tegasnya.

Menurut Pep, 13 pertandingan Liga Premier yang tersisa adalah waktu yang cukup lama untuk terjadinya apa pun.

Halaman Selanjutnya
img_title