U22 Malaysia Mendapat Kabar Gembira Jelang Laga Akbar Melawan Vietnam
- https://thethao247.vn
Olret – Timnas U22 Malaysia menerima kabar baik ketika gelandang Ubaidullah Shamsul kembali ke dalam skuad, memperkuat lini pertahanan menjelang laga penentuan perebutan posisi puncak Grup B melawan Vietnam U22 di SEA Games 33.
Timnas U22 Malaysia menerima kabar baik menjelang laga penentuan SEA Games 33, ketika gelandang kunci Ubaidullah Shamsul Fazili resmi kembali ke dalam skuad setelah menyelesaikan tugas bermainnya untuk Terengganu FC.
Sebelumnya, pemain berusia 22 tahun itu tidak dapat bergabung dengan tim karena jadwal Kejuaraan Nasional, terutama pertandingan melawan Kuching City FC pada 5 Desember. Absennya Ubaidullah membuat pelatih Nafuzi Zain kesulitan mengatur susunan pemain di lini pertahanan.
Namun, pelatih asal Malaysia tersebut mengonfirmasi bahwa bek tengah ini akan bergabung dengan tim segera setelah pertandingan melawan Laos untuk mempersiapkan pertandingan krusial melawan Vietnam U-22 pada 11 Desember.
"Kemungkinan besar Ubaidullah akan bergabung dengan tim setelah pertandingan melawan Laos. Kami sangat membutuhkan kehadirannya di pertandingan melawan Vietnam, karena itu adalah pertandingan penentu untuk memperebutkan posisi puncak grup," ujar pelatih Nafuzi.
Kembalinya bek tengah dari Terengganu FC ini dianggap sebagai dorongan besar bagi tim U-22 Malaysia. Tak hanya tangguh dalam penilaian dan persaingan satu lawan satu, Ubaidullah juga merupakan pemain dengan kualitas kepemimpinan, selalu berperan sebagai pengarah dan pengarah pertahanan.
Ia adalah kapten Terengganu FC dan dianggap sebagai salah satu bek tengah muda paling menjanjikan di Malaysia saat ini.
Gelandang Selangor FC, Moses Raj, rekan setimnya di tim nasional, juga memberikan pujian khusus atas kembalinya Ubaidullah: "Ubai adalah pemimpin sejati, ia memiliki kelas, semangat, dan kualitas seorang kapten. Kehadirannya akan membantu tim menjadi jauh lebih stabil."
Mengingat lini pertahanan U-22 Malaysia yang menunjukkan banyak celah di dua pertandingan pertama, Pelatih Nafuzi Zain diharapkan memiliki lebih banyak pilihan berkualitas untuk menghadapi beragam serangan U-22 Vietnam.
Konfrontasi kedua tim akan menentukan posisi puncak Grup B, sehingga membuka peluang besar untuk melaju ke semifinal SEA Games 2025, di mana hanya tiga juara grup dan tim peringkat kedua dengan rekor terbaik yang akan bertanding.