Xiaomi 'Skip' Angka Sial & Langsung Tantang iPhone 17, Ini Deretan Fitur yang Bikin Netter Ribut

Xiaomi buat kejutan dengan meluncurkan seri 17 Pro Max.
Sumber :
  • FPT

Jakarta, Olret – Xiaomi buat kejutan dengan meluncurkan seri 17 Pro Max, melewatkan angka 16 & langsung menantang iPhone 17. Simak deretan fitur kontroversial, dari desain "jendela" mirip Apple, layar belakang AMOLED 2.9 inci, hingga chipset Snapdragon teranyar yang jadi perbincangan netizen.

Motorola Razr 70 Kantongi Sertifikasi UEA, Tanda Peluncuran Global Kian Dekat

Xiaomi secara resmi meluncurkan flagship terbarunya, Xiaomi 17 Pro Max. Yang paling mencolok, perusahaan asal Tiongkok ini langsung melompat dari seri 15 ke seri 17, mengabaikan angka 16—sebuah langkah yang ditafsirkan banyak kalangan sebagai strategi untuk langsung berhadap-hadapan dengan pesaing utamanya, iPhone 17.

Lonjakan nomor seri ini bukan hanya sekadar angka. Dalam komunitas Tiongkok, angka 4 dianggap sial karena pelafalannya mirip dengan kata "mati." Angka 16, yang merupakan 4x4, oleh sebagian orang dianggap sebagai "sial kuadrat."

Xiaomi G27i 2026 Resmi Meluncur Global: Monitor Gaming 27 Inci 200Hz dengan Harga Terjangkau

Namun, analis lebih melihat ini sebagai manuver pemasaran yang cerdik untuk menyelaraskan lini produknya dengan Apple, yang juga menggunakan nomenklatur serupa, yaitu iPhone 17.

Desain Xiaomi 17 Pro Max yang Mengundang Pro-Kontra: "Jendela" Kamera yang Mirip

Samsung Galaxy S26 Muncul Perdana di Geekbench, Gunakan Exynos 2600 2nm dan Android 16

Saat pertama kali dilihat, desain Xiaomi 17 Pro Max langsung mengingatkan pada iPhone 17.

Modul kamera persegi panjang yang memanjang secara horizontal, atau yang dijuluki netizen sebagai desain "jendela", menjadi titik pusat kontroversi.

Beberapa pihak menuduh Xiaomi meniru, sementara yang lain membela dengan argumen bahwa siklus pengembangan smartphone memakan waktu lama, sehingga kemiripan ini bisa jadi hanya kebetulan atau hasil tren industri yang sama.

Inovasi atau Gimmick? Kehadiran Layar Belakang AMOLED 2.9 Inci

Di balik kontroversi desain, Xiaomi menyematkan inovasi yang paling menyita perhatian: sebuah layar AMOLED 120Hz berukuran 2.9 inci di bagian belakang bodi smartphone. Layar sekunder ini bukan hanya untuk pajangan.

Fitur paling fungsionalnya adalah kemampuan untuk menjadi viewfinder atau jendela bidik saat menggunakan kamera belakang untuk keperluan selfie atau vlog.

Dengan ini, pengguna bisa mendapatkan kualitas foto dan video setara kamera utama yang jauh lebih unggul dibandingkan kamera depan. Layar ini juga dapat menampilkan notifikasi, widget jam yang dapat dikustomisasi layaknya smartwatch, dan animasi interaktif.

Dapur Pacu dan Performa Xiaomi 17 Pro

Xiaomi 17 Pro Max ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 terbaru. Dalam tes benchmark AnTuTu 11, perangkat ini mencetak skor sekitar 3,2 juta.

Angka ini terpaut jauh dari demonstrasi Qualcomm yang bisa mencapai 4 juta, memunculkan pertanyaan tentang optimalisasi perangkat lunak dari Xiaomi.

Masalah lain yang mencuat adalah masalah panas (thermal). Saat diuji dengan game berat seperti Genshin Impact, perangkat dilaporkan mengalami penurunan performa (frame drop) dan suhu yang bisa mencapai 48-49 derajat Celsius. Ini menjadi catatan penting mengingat statusnya sebagai ponsel flagship.

Di balik beberapa catatan, spesifikasi lain perangkat ini tak kalah menggiurkan. Xiaomi 17 Pro Max dibekali baterai berkapasitas raksasa 7500 mAh yang didukung pengisian daya cepat 100 Watt.

Layar utamanya berukuran 6,9 inci dengan panel LTPO AMOLED dan dilapisi kaca pelindung Xiaomi Dragon Crystal Glass. Sektor kamera menampilkan tiga lensa beresolusi 50 MP hasil kolaborasi dengan Leica, menjanjikan kualitas imaging yang tangguh.

Xiaomi 17 Pro Max hadir sebagai paket lengkap yang berani: desain yang provokatif, inovasi layar belakang yang fungsional, dan spesifikasi di atas kertas yang sangat menjanjikan. Namun, ponsel ini juga dibayangi oleh isu optimalisasi performa dan thermal yang perlu dibenahi sebelum rilis secara global.

Dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan rivalnya, Xiaomi jelas sedang "memancing di air keruh" untuk merebut perhatian calon pembeli iPhone. *AT