Malaysia Menerima Kabar Baik Lagi dari FIFA
- thethao247.vn
Olret – Tim nasional Malaysia terus menanjak di peringkat FIFA, terutama setelah kemenangan atas Nepal. Pada malam 18 November, Malaysia bertanding melawan Nepal di babak ke-5 kualifikasi Piala Asia 2027.
Tanpa skuad naturalisasi berkualitas setelah penalti, Malaysia, meskipun mendominasi lawan, tidak mampu mencetak banyak gol. "Harimau Melayu" akhirnya meraih 3 poin dengan kemenangan tipis.
Kemenangan ini membantu tim Malaysia mempertahankan posisi puncak Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027 dengan raihan 15 poin mutlak. Kemenangan beruntun di kualifikasi Piala Asia ini membantu Malaysia memperbaiki posisinya di peringkat FIFA. Khususnya, setelah kemenangan melawan Nepal, Malaysia naik 2 peringkat.
Kekalahan atas Malaysia membantu Nepal meraih total 6,68 poin, naik 2 peringkat dari peringkat 118 menjadi peringkat 116 dunia. Meskipun mereka telah menang dan secara teori berpeluang besar lolos ke putaran final Piala Asia, hukuman tetap menanti tim Malaysia jika mereka didiskualifikasi karena menggunakan pemain naturalisasi ilegal.
Malaysia menggunakan 7 pemain naturalisasi yang dihukum dalam pertandingan melawan Nepal (2-0), Vietnam (4-0), Singapura (2-1), dan Palestina (1-0). Jika mereka dihukum karena kalah dalam 4 pertandingan, termasuk poin penalti, Malaysia akan dikurangi hingga 70 poin. Dengan begitu, Malaysia bisa terpuruk dari peringkat 116 ke luar 130 besar dunia.
Sementara itu, tim nasional Vietnam saat ini berada di peringkat 111 dunia dengan 1.183,62 poin. Dengan tambahan 25 poin setelah mengalahkan Malaysia 3-0, "Naga Emas" akan mengumpulkan 1.208,62 poin, naik ke peringkat 104 dunia. Ini akan menjadi peluang yang sangat baik bagi tim nasional Vietnam untuk kembali ke 100 besar peringkat FIFA jika mereka terus menang melawan Laos (November) dan Malaysia (Maret 2026) di kualifikasi Piala Asia.
Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menghadapi tekanan yang semakin meningkat setelah komite banding FIFA memerintahkan penyelidikan formal terhadap operasi internal federasi menyusul skandal pemalsuan dokumen. Komite banding FIFA menguatkan sanksi tersebut pada 3 November atas skandal yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi dan akan terus memperluas penyelidikannya.