Lebih dari Sekadar Sepi: Menguak Sisi Psikologis yang Terbentuk Saat Kamu Lajang Bertahun-tahun

Jangan sepelakan jomblo
Sumber :
  • instagram

Iya Alhamdulillah Masih Jomblo

Photo :
  • -

Pelatih Polking Mengakui: "Tim U23 Vietnam Bermain Seperti Tim Raksasa Asia"

Rasa malu, katanya, berkembang ketika orang menginternalisasi ekspektasi masyarakat, percaya bahwa mereka kekurangan kualitas yang akan membuat orang lain ingin bersama mereka.

James Chong, direktur klinis pusat konseling dan terapi The Lion Mind, mengatakan bahwa perbandingan seringkali diperkuat oleh media sosial, di mana gambar-gambar hubungan sempurna yang telah dikurasi dapat mendistorsi persepsi tentang realitas.

Mbappe Menanggapi Dengan Kasar Ketika Diejek

Di tempat kerja, rekan kerja yang sudah menikah sering kali mendapatkan perlakuan istimewa terkait liburan atau menikmati hak istimewa tak tertulis yang hanya diperuntukkan bagi orang yang sudah menikah.

"Oleh karena itu, orang lajang merasa bahwa mereka hanya lengkap ketika berada dalam hubungan romantis," katanya.

Mau Pasang Behel Gigi? Ini yang Harus Diperhatikan Biar Nggak Salah Pilih dan Nyesel

Bahkan individu yang percaya diri pun dapat merasa tidak nyaman ketika teman dekat mulai lebih fokus pada pasangan atau keluarga mereka, dan jarak yang semakin jauh dapat memicu perasaan ditinggalkan atau "tertinggal," yang meningkatkan kesulitan. Bahkan kerabat yang lebih tua mungkin mendesak mereka untuk menikah.

"Kesalahpahaman umum adalah bahwa introvert secara alami lebih baik dalam hidup sendiri," kata Chong. Meskipun introvert mungkin memiliki interaksi sosial yang lebih sedikit, mereka tetap membutuhkan koneksi yang bermakna.

Cara Menjadi Jomblo yang Bahagia

Photo :
  • pixabay.com/id/users/caihuuthanh

Psikoterapis Jeannette Qhek, pendiri ruang kesehatan Chill by Nette, mengatakan bahwa status lajang perlu dilihat dari perspektif psikologis yang lebih luas, sebagai tahap perkembangan yang bermakna daripada kekosongan.

Ia merujuk pada hierarki kebutuhan Maslow, yang menyusun kebutuhan manusia dalam bentuk piramida, dari kebutuhan dasar untuk bertahan hidup seperti makanan dan keamanan hingga kebutuhan yang lebih tinggi seperti cinta, harga diri, dan gaya hidup pribadi.

Oleh karena itu, orang harus memenuhi kebutuhan dasar sebelum fokus pada tujuan emosional dan psikologis yang lebih kompleks, dengan cinta romantis hanya sebagai bagian dari kebutuhan akan koneksi dan keintiman.

"Menjadi lajang bukanlah jeda sementara, melainkan waktu untuk membentuk diri dan menjadi orang yang Anda inginkan," katanya.

Para psikolog menyarankan untuk memulai dengan hal-hal sederhana seperti pergi minum kopi, menonton film, atau berlibur singkat sendirian, tanpa perlu mengatur jadwal dengan siapa pun.

Halaman Selanjutnya
img_title