7 Barang Rumah Tangga yang Sering Berujung Bikin Ruangan Lebih Sumpek

Ilustrasi bersih-bersih rumah
Sumber :
  • Pexels/RDNE Stock Project

Olret – Rumah idealnya jadi tempat pulang paling nyaman. Tapi tanpa disadari, beberapa barang rumah tangga justru jadi penyebab utama rumah terasa sempit, penuh, dan bikin napas terasa berat. Awalnya terlihat sepele, lama-lama menumpuk dan mengganggu kenyamanan. Berikut tujuh barang rumah tangga yang paling sering berujung bikin sumpek, lengkap dengan alasan dan insight yang relevan.

6 Permasalahan yang Sering Dihadapi Pasangan Baru Menikah

1. Pakaian yang Sudah Jarang Dipakai

Lemari penuh sesak sering bukan karena kurang ruang, tapi karena terlalu banyak baju “siapa tahu kepakai”. Padahal, pakaian yang tak tersentuh berbulan-bulan hanya menyita ruang dan bikin susah mencari yang benar-benar dipakai. Lemari yang terlalu penuh juga membuat ruangan terasa lebih sempit secara visual.

7 Kebiasaan yang Bisa Membuat Kamu Tanpa Sadar Lelah Secara Mental

2. Kardus dan Kemasan Bekas

Kotak sepatu, kardus elektronik, hingga bubble wrap sering disimpan dengan alasan antisipasi. Masalahnya, kardus mudah menumpuk dan jarang benar-benar dipakai ulang. Selain memakan tempat, kardus juga rawan jadi sarang debu dan serangga, yang akhirnya mengganggu kebersihan rumah.

Memperkuat Tata Kelola dan Konservasi Sumber Daya Air Untuk Pembangunan Berkelanjutan

3. Perabotan Berukuran Terlalu Besar

Sofa jumbo, meja makan besar, atau lemari tebal memang terlihat mewah di toko. Namun ketika masuk ke rumah dengan luas terbatas, perabotan ini justru menyedot ruang gerak. Aliran udara dan cahaya jadi terhambat, membuat ruangan terasa sesak dan kurang hidup.

4. Peralatan Dapur yang Jarang Digunakan

Blender cadangan, cetakan kue yang dipakai setahun sekali, atau alat masak multifungsi sering memenuhi kabinet dapur. Akibatnya, dapur terasa penuh dan tidak efisien. Padahal, dapur yang rapi dan lega sangat berpengaruh pada mood saat memasak.

5. Dekorasi Berlebihan

Pajangan, vas, bingkai foto, dan hiasan kecil memang mempercantik rumah. Tapi ketika jumlahnya terlalu banyak, efeknya justru sebaliknya. Ruangan terasa ramai, mata cepat lelah, dan rumah kehilangan kesan lapang. Dekorasi idealnya memberi aksen, bukan mendominasi.

6. Tumpukan Barang “Nanti Diberesin”

Kursi yang jadi tempat menaruh tas, meja yang penuh dokumen, atau sudut rumah yang berubah jadi area penampungan sementara sering jadi sumber sumpek mental. Tumpukan ini memberi kesan rumah selalu berantakan, meski sebenarnya tidak banyak barang.

Halaman Selanjutnya
img_title