Menemukan 'Comfort Food' di Akari Ramen Setelah Lelah Mengejar Barongsai
- idris hasibuan
Olret – Puas nonton barongsai, misi selanjutnya adalah makan tanpa antre. Kami pun melipir ke Akari Ramen. Awalnya semua lancar sampai momen pemesanan 6 item menu dimulai.
Ada catatan kecil soal customer service-nya. Saat saya mencoba mengonfirmasi detail menu untuk menghindari kejadian 'salah pesan' (karena trauma dengan ramen di lantai lain yang keterangan pedasnya tidak akurat), saya justru mendapatkan respons yang agak ketus dari salah satu staf. Padahal, konfirmasi pembeli adalah hal wajar, bukan?
Tapi bagi saya, pengalaman kuliner itu soal rasa dan suasana hati kita sendiri. Jadi, saya memilih mengabaikan insiden kecil di meja pemesanan itu dan fokus menanti 6 menu yang sudah kami pilih. Mari kita lihat, apakah rasanya bisa membayar tuntas drama pelayanan tadi?"
Akhirnya makanan datang juga! Penasaran sama Spicy Akari Special Ramen-nya dan ternyata... boom! Kuah karinya kental dan berempah banget. Buat kalian tim 'Kari Garis Keras', menu ini wajib masuk list karena rasanya sangat bersahabat di lidah.
Buat yang nggak suka kuah, Dry Ramen mereka juga juara. Topping ayamnya royal dan kematangannya on point. Ada juga Chicken Yakiniku Bento buat yang lagi pengen makan nasi, rasanya classic dan familiar, bener-bener definisi makanan yang bikin tenang.
Akari Ramen
- idris hasibuan
Semua ini ditutup manis oleh Ice Lychee Tea. Kesegarannya terjaga berkat komposisi es batu yang tidak berlebihan, membiarkan rasa manis dan aroma lecinya tetap menonjol. Sebuah ending yang manis untuk perjalanan kuliner kami di Living World Kota Wisata."
Pulang dari Living World, kami membawa perut yang kenyang dan cerita yang penuh warna. Bagi kamu yang tinggal di sekitar Cibubur, mall ini tetap menjadi pelarian terbaik dengan segala dinamikanya.
Jika ada satu pesan yang bisa saya bagikan: datanglah dengan hati yang lapang, pilihlah makanan yang kamu cintai, dan jangan biarkan gangguan kecil merusak momen berhargamu.
Karena pada akhirnya, rasa ramen yang nikmat jauh lebih layak untuk diingat daripada raut wajah waitress yang cemberut. Sampai jumpa di petualangan kuliner berikutnya!
Kamu juga bisa membaca cerita pengalaman kuliner saya di Gurihnya Akari Ramen di Living World Kota Wisata