Menggulir Layar Ponsel Sebelum Tidur Mengikis Keintiman Pernikahan
- freepik.com
Ponsel juga memengaruhi sistem penghargaan otak melalui dopamin—zat kimia yang menimbulkan perasaan senang. Notifikasi, video pendek, dan "suka" memberikan stimulasi cepat dan terus-menerus, membuat otak kurang sensitif terhadap rangsangan yang lebih alami dan lambat seperti percakapan atau pelukan. Ketika energi emosional terkuras oleh layar, perasaan kedekatan dengan pasangan juga berkurang.
Untuk pasien ini, dokter menyarankan agar pasangan tersebut menetapkan "waktu bebas perangkat" setidaknya 60 menit sebelum tidur, mematikan layar sepenuhnya saat hendak tidur, dan menghabiskan waktu untuk berbicara dan bermesraan daripada masing-masing orang menggunakan ponselnya.
Setelah sekitar 6 minggu menyesuaikan kebiasaan mereka, pasien melaporkan peningkatan yang signifikan, ereksi yang lebih mudah, ereksi yang lebih tahan lama, dan kembalinya perasaan terhadap istrinya.
"Ini bukti bahwa hanya dengan mengubah kebiasaan gaya hidup dan memprioritaskan hubungan intim dapat memulihkan kehidupan seksual tanpa intervensi medis yang rumit," kata dokter tersebut, seraya mencatat bahwa penghentian total penggunaan telepon tidak diperlukan, tetapi batasan yang jelas harus ditetapkan, terutama di malam hari.
Kamar tidur harus menjadi ruang yang diprioritaskan untuk istirahat dan hubungan intim dalam pernikahan.