9 Tanda Peringatan Dini Disfungsi Ereksi yang Perlu Diketahui Pria
- shutterstock
Olret – Disfungsi ereksi biasanya tidak muncul tiba-tiba. Sebelum menjadi serius, tubuh pria sering mengirimkan sinyal peringatan dini melalui gusi, pola tidur, atau perubahan halus dalam kehidupan sehari-hari.
Disfungsi ereksi (DE) adalah masalah yang dihadapi banyak pria. Bahkan, lebih dari setengah pria akan mengalami gejala disfungsi ereksi di beberapa titik dalam hidup mereka. Masalah ini tidak terbatas pada pria yang lebih tua.
Bertentangan dengan kepercayaan umum, tanda dan gejala disfungsi ereksi dapat terjadi pada setiap pria di segala usia. Menurut sebuah studi tahun 2017 dalam American Journal of Translational Andrology and Urology, hampir 8% pria berusia 20 hingga 29 tahun dan 11% pria berusia 30 hingga 39 tahun mengalami gejala disfungsi ereksi.
Dr. S. Adam Ramin, seorang ahli kesehatan seksual dan Direktur Medis Pusat Onkologi Urologi di Los Angeles (AS), mengatakan bahwa tanda-tanda disfungsi ereksi seringkali merupakan cara tubuh memberi sinyal adanya masalah kesehatan mendasar yang perlu ditangani. Berikut adalah sembilan tanda penting yang tidak boleh diabaikan oleh pria.
1. Kesulitan Mencapai atau Mempertahankan Ereksi
Penyebab Penis Tidak Bisa Ereksi
- shutterstock
Ini adalah tanda yang paling jelas, tetapi sering diabaikan oleh pria pada tahap awal. Masalahnya bukan hanya penis sama sekali tidak mampu mencapai ereksi.
Jika pria memperhatikan bahwa ereksi mereka tidak sekeras sebelumnya, atau bahwa ereksi mereka cepat melemah, sehingga mengganggu hubungan seksual, ini adalah tanda peringatan.
Dr. S. Adam Ramin menjelaskan bahwa ini adalah proses yang lambat. Awalnya, hanya sedikit penurunan kekerasan atau durasi, tetapi jika terjadi sering, itu adalah tanda kondisi medis.
2. Hilangnya Ereksi Pagi Hari
Pada pria sehat, otak melepaskan lebih sedikit noradrenalin (hormon yang menghambat ereksi) saat tidur. Hal ini menghasilkan ereksi alami di malam hari dan di pagi hari.
Ini merupakan indikator penting bahwa sistem pembuluh darah dan saraf yang mengarah ke penis berfungsi dengan baik. Jika Anda menyadari bahwa Anda bangun dengan ereksi yang kurang dari biasanya atau ereksi tersebut hilang untuk jangka waktu yang lama, itu berarti pembuluh darah mengalami kesulitan memompa darah ke alat kelamin.