“Idol I” Episode 1: Bagaimana Do Ra Ik Membuat Dunia Mengakui ‘Dehumanisasi’ yang Dialami Idola Korea Setiap Hari
- AsianWiki
Olret – Episode perdana drama “Idol I” yang dibintangi oleh Sooyoung Girls’ Generation atau juga dikenal sebagai Choi Sooyoung dan Kim Jaeyoung berhasil meraih rating sebesar 1,9% seperti dikutip dari laman Nielsen Korea via laman Soompi pada Rabu (31/12/2025) siang.
Menayangkan episode perdana pada 23 Desember lalu, “Idol I” adalah drama misteri, thriller, kriminal tentang Maeng Se Na (diperankan oleh Choi Sooyoung), seorang pengacara bintang atas dan penggemar setia yang menangani kasus idola favoritnya, Do Ra Ik (diperankan oleh Kim Jaeyoung) setelah ia dituduh melakukan pembunuhan terhadap rekan satu grupnya, Kang Wooseong.
Cuplikan episode 1 drama
- Genie TV
Pada episode pertama diperlihatkan bagaimana kehidupan idola yang begitu gemerlap penuh ketenaran dan rasa kagum dari penggemar. Namun, di balik itu semua, para idola Korea juga harus menghadapi berbagai tekanan termasuk dari perusahaan yang menaungi dan penggemar obsesif yang nekat bertindak kriminal. Tak ayal jika banyak idola Korea yang stress bahkan mengalami gangguan kesehatan mental serius seperti yang dialami oleh Do Ra Ik.
Do Ra Ik terlihat cukup beralasan dan logis untuk marah atas insiden gangguan sasaeng fans yang menimpanya, meskipun beberapa saat sebelumnya tersenyum manis di depan penggemar.
Adegan ini tidak menggambarkan bahwa idol adalah orang yang kasar, tetapi hanya manusia biasa. Menegaskan kembali bahwa idol juga manusia biasa, sama seperti kita semua.
Seluruh adegan yang melibatkan Do Ra Ik memperlihatkan kehidupan budaya idola yang dibangun di atas anggapan bahwa ‘para idola harus mempertahankan persona yang sempurna untuk mempertahankan ketenaran’. Mereka tidak bisa tertawa, tersenyum, mengumpat, atau bahkan berinteraksi dengan rekan kerja sesuka hati karena takut akan reaksi negatif dari publik.
Cuplikan episode 1 drama
- Genie TV
Sebagian besar idola tidak punya pilihan lain. Mau tidak mau mereka harus menampilkan citra sempurna karena dipaksa oleh perusahaan yang menaungi, meski sebenarnya tidak ingin menampilkan citra palsu yang menipu.
Hal ini terlihat jelas dalam adegan di mana Do Ra Ik menangis di depan CEO agensinya yang menolak untuk mengajukan tuntutan terhadap sekelompok sasaeng fans yang menerobos masuk ke rumahnya.