Samsung Gandeng Nota AI: Exynos 2600 Siap Hadirkan AI Offline Lebih Cepat di Galaxy S26
- youtube
Olret – Samsung kembali memperkuat ambisinya di ranah kecerdasan buatan (AI) dengan memperluas kemitraan strategis bersama perusahaan AI asal Korea Selatan, Nota AI. Kolaborasi terbaru ini difokuskan pada integrasi teknologi optimasi AI ke dalam chipset Exynos 2600, prosesor flagship terbaru Samsung yang diperkirakan akan debut bersama seri Galaxy S26 pada awal 2026.
Langkah ini menegaskan arah Samsung untuk menghadirkan fitur AI canggih yang dapat berjalan langsung di perangkat (on-device AI), tanpa ketergantungan pada konektivitas cloud. Pendekatan tersebut diklaim akan memberikan pengalaman AI yang lebih cepat, lebih privat, dan lebih hemat daya bagi pengguna ponsel flagship Galaxy.
Optimasi AI Langsung di Perangkat
Melalui perjanjian pasokan yang telah ditandatangani, Samsung akan menggunakan teknologi kompresi dan optimasi model milik Nota AI pada Exynos 2600. Nota AI dikenal lewat platform NetsPresso, yang mampu mengecilkan ukuran model AI hingga 90 persen tanpa mengorbankan akurasi secara signifikan. Dengan teknologi ini, model AI berukuran besar dan kompleks dapat dijalankan langsung di ponsel pintar, bahkan dalam kondisi offline.
Samsung juga memanfaatkan kemitraan ini untuk mengembangkan lebih lanjut Exynos AI Studio, rangkaian perangkat lunak yang dirancang untuk membantu pengembang mengoptimalkan, mengonversi, dan menerapkan model AI secara efisien di chipset Exynos. Sebagian alur kerja optimasi bahkan telah diotomatisasi, sehingga mempermudah implementasi model AI generatif modern di perangkat seluler.
Fondasi dari Kolaborasi Sebelumnya
Kerja sama Samsung dan Nota AI bukanlah hal baru. Keduanya sebelumnya telah berkolaborasi dalam optimasi AI untuk Exynos 2400 dan Exynos 2500. Samsung menilai kolaborasi berkelanjutan ini sebagai bukti efektivitas pendekatan yang menggabungkan inovasi perangkat keras internal dengan optimasi perangkat lunak pihak ketiga yang spesialis di bidang AI.
Spesifikasi dan Peningkatan Exynos 2600
Samsung juga telah mengonfirmasi sejumlah peningkatan perangkat keras utama pada Exynos 2600. Chipset ini dibangun menggunakan proses 2nm Gate-All-Around (GAA) milik Samsung Foundry dan dikembangkan oleh Samsung System LSI. Di dalamnya terdapat CPU 10 inti berbasis arsitektur Arm v9.3, GPU Xclipse 960, serta unit pemrosesan neural (NPU) generasi baru.