Vivo X300 Ultra Mulai Terungkap, Benarkah Siap Meluncur Awal Tahun Depan?
- youtube
Olret – Vivo diperkirakan akan kembali meramaikan pasar flagship premium dengan menghadirkan Vivo X300 Ultra sebagai varian tertinggi dalam seri Vivo X300. Menjelang peluncurannya yang diprediksi berlangsung pada awal tahun depan, sejumlah bocoran penting terkait layar, desain, hingga spesifikasi inti ponsel ini mulai bermunculan ke publik.
Layar BOE 6,82 Inci Resolusi 2K
Informasi terbaru datang dari informan ternama Digital Chat Station melalui unggahan di Weibo. Menurut bocoran tersebut, Vivo X300 Ultra akan dibekali layar datar LTPO 6,82 inci dengan resolusi 2K, yang dipasok oleh BOE. Detail ini sekaligus menguatkan laporan sebelumnya mengenai ukuran dan resolusi layar flagship terbaru Vivo tersebut.
Panel LTPO ini disebut akan dipadukan dengan bingkai tengah berbahan logam dan desain tepi layar yang sangat tipis, memberikan kesan premium sekaligus modern. Seperti generasi sebelumnya, Vivo tampaknya tetap mempertahankan pendekatan desain yang menonjolkan estetika sekaligus ergonomi.
Desain Kamera Masih Ikonik, Tombol Kamera Bisa Absen
Dari sisi desain belakang, Vivo X300 Ultra diperkirakan akan mengusung modul kamera melingkar besar, serupa dengan yang digunakan pada Vivo X200 Ultra. Namun, terdapat satu perubahan menarik. Model terbaru ini disebut tidak lagi membawa tombol kamera khusus yang sebelumnya diperkenalkan Vivo pada X200 Ultra tahun 2024.
Sebagai catatan, tombol kamera tersebut memiliki aksen garis biru, mendukung gestur geser, dan dirancang menyerupai sensor sidik jari samping. Vivo kala itu mengklaim tombol ini memberikan pengalaman baru dalam pengambilan foto, terutama saat mode lanskap, termasuk untuk mengatur parameter kamera dengan lebih cepat. Jika bocoran ini akurat, Vivo tampaknya memilih kembali ke desain yang lebih minimalis pada X300 Ultra.
Model Global Terdeteksi, Siap Masuk Pasar Eropa
Menariknya, Vivo X300 Ultra versi global juga telah muncul dalam basis data Komunitas Ekonomi Eropa (EEC). Kemunculan ini mengindikasikan bahwa ponsel flagship tersebut tidak hanya akan dirilis di Tiongkok, tetapi juga dipasarkan secara resmi di Eropa. Meski begitu, daftar EEC tersebut belum mengungkap detail spesifikasi maupun fitur perangkat.