Exynos 2700 Siap Diproduksi Massal, Samsung Bersiap Kurangi Ketergantungan pada Snapdragon
- youtube
Olret – Samsung dilaporkan tengah bersiap melakukan langkah besar dalam strategi prosesor selulernya. Menurut laporan The Korea Economic Daily yang mengutip analisis dari Kiwoom Securities, Samsung diperkirakan akan memulai produksi massal Exynos 2700 pada paruh kedua tahun 2026. Chip ini akan diproduksi menggunakan proses fabrikasi 2nm GAA generasi kedua (SF2P) milik Samsung Foundry.
Analis Kiwoom Securities, Park Yoo-ak, menyebutkan bahwa tingkat hasil awal (yield) produksi Exynos 2700 telah mencapai sekitar 50%, sebuah angka yang dianggap cukup solid untuk tahap awal teknologi fabrikasi mutakhir 2nm.
Exynos 2700 Berpotensi Dominasi Galaxy S27
Exynos 2700 diproyeksikan memainkan peran penting di lini flagship Samsung mendatang. Chip ini disebut akan digunakan pada sekitar 50% perangkat seri Galaxy S27, meningkat signifikan dibandingkan Exynos 2600 yang diperkirakan hanya menopang sekitar 25% seri Galaxy S26.
Sebagai perbandingan, Galaxy S26 Ultra sepenuhnya mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm di seluruh pasar. Jika proyeksi ini terwujud, Exynos 2700 akan menjadi tonggak penting bagi Samsung dalam mengembalikan kepercayaan terhadap chip internalnya di kelas premium.
Proses 2nm SF2P Jadi Kunci Kepercayaan Samsung
Park Yoo-ak menilai bahwa peningkatan yield produksi serta meningkatnya permintaan solusi chip yang lebih hemat biaya dari pelanggan akan mendorong adopsi Exynos 2700 secara lebih luas. Samsung bahkan dilaporkan telah meminta para mitra industrinya untuk aktif mempromosikan proses SF2P, menandakan keyakinan tinggi terhadap kesiapan teknologi 2nm mereka.
Langkah ini juga mencerminkan ambisi Samsung Foundry untuk bersaing langsung dengan TSMC dalam perlombaan manufaktur semikonduktor generasi terbaru.
Spesifikasi Awal: CPU 10 Inti dan GPU Xclipse Baru
Samsung diketahui telah menyelesaikan desain dasar Exynos 2700 pada tahun 2025. Bocoran benchmark awal mengungkap konfigurasi CPU 10 inti dengan tata letak kluster 4+1+4+1, sebuah pendekatan yang tidak lazim di dunia mobile SoC.
Chip ini juga akan dibekali GPU Xclipse 970 berbasis AMD, melanjutkan kolaborasi grafis Samsung–AMD. Meski hasil uji awal menunjukkan kecepatan clock dan performa yang masih relatif rendah, laporan tersebut menekankan bahwa Exynos 2700 masih berada pada tahap engineering sample, sehingga performanya masih berpotensi meningkat sebelum produksi final.