Arsenal Tumbang di Tangan Man City, Fans Kompak Tuntut Satu Pemain Ini Segera Didepak

Kepa Arrizabalaga
Sumber :
  • google image

Olret – Kesalahan fatal Kepa Arrizabalaga di final Piala Carabao sangat merugikan Arsenal dan memicu kritik luas dari para penggemar klub terhadap kiper asal Spanyol tersebut

MU Berhasil Gaet Charlie Cresswell, Strategi Transfer Cerdas Manchester United di Bursa Musim Ini

Pada dini hari tanggal 23 Maret, final Piala Carabao di Wembley berakhir dengan kekecewaan besar bagi Arsenal, dan nama yang paling banyak dikritik tidak lain adalah kiper Kepa Arrizabalaga.

Sejak babak pertama, kiper asal Spanyol itu membuat para penggemar Arsenal khawatir dengan pergerakannya yang tidak akurat keluar dari gawang.

Harry Maguire Didakwa oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris

Dalam upaya untuk mencegat bola ke arah Jeremy Doku, Kepa tidak hanya gagal menyentuh bola tetapi juga melakukan pelanggaran terhadap pemain Manchester City tersebut. Untungnya bagi Arsenal, wasit tidak memberikan kartu merah, karena menganggapnya bukan peluang mencetak gol yang jelas.

Arsenal

Photo :
  • thethao247.vn

Arsenal Siap Guncang Bursa Transfer dengan Rekor Rp8,5 triliun untuk Julian Alvarez

Namun, kesalahan fatal terjadi beberapa menit kemudian. Kepa terus menunjukkan kurangnya kepastian dalam mengendalikan bola, gagal menahan umpan silang Bernardo Silva, sehingga Nico O'Reilly dengan cepat mencetak gol pembuka untuk Manchester City.

Gol ini dianggap sebagai titik balik yang menyebabkan Arsenal kehilangan kendali permainan dalam pertandingan penting ini.

Di media sosial, gelombang kritik pun muncul yang ditujukan kepada Kepa. Banyak penggemar Arsenal berpendapat bahwa kesalahan individunya telah "memberikan" keuntungan kepada lawan.

Seorang pengguna di X berkomentar dengan marah: “Penampilan yang mengerikan, berlari keluar dengan gegabah dan kemudian menangani bola-bola tinggi seperti sedang setengah tertidur. Sulit untuk memahami mengapa dia masih berada di lapangan.”

Penggemar Arsenal lainnya menulis: “Saya benar-benar tidak mengerti mengapa Kepa diizinkan bermain; dengan penampilan seperti ini, dia seharusnya pergi di akhir musim.”

Sementara seorang penggemar dengan blak-blakan menyatakan: “Kepa seharusnya meninggalkan tim; dia seharusnya malu dengan harapan para penggemar.”

Banyak yang masih mengingat "nasib buruk" Kepa dalam kariernya, mulai dari penolakannya untuk meninggalkan lapangan di final Piala Liga 2019 saat bermain untuk Chelsea, hingga adu penalti yang gagal melawan Liverpool pada tahun 2022. Bagi mereka, kesalahan di Wembley ini hanyalah babak lain dalam kenangan buruk kiper berusia 31 tahun itu.

Halaman Selanjutnya
img_title