Malam Kelam di London Utara: Arsenal Ukir Sejarah Paling Kelam di Carabao Cup
- thethao247.vn
Olret – Kekalahan 0-2 dari Manchester City di final Piala Carabao tidak hanya membuat Arsenal kehilangan gelar, tetapi juga memperpanjang rekor yang disesalkan: rekor kekalahan beruntun terpanjang dalam sejarah turnamen.
Sejak kemenangan terakhir mereka di musim 1992/93, Arsenal telah mencapai final Piala Carabao empat kali lagi, semuanya berakhir dengan kekalahan. Secara lebih luas, ini menandai ketujuh kalinya The Gunners gagal di final, lebih banyak dari tim lain mana pun dalam sejarah Piala Carabao. Statistik ini saja menjadikan turnamen tersebut sebagai "tanah terkutuk" bagi klub London Utara tersebut.
Kekalahan melawan Man City bukanlah sekadar kekalahan. Itu adalah pengulangan sejarah, dan lebih buruk lagi, itu terjadi pada saat Arsenal diharapkan untuk mematahkan kutukan.
Arsenal vs Man City
- 24h.com.vn
Tim Mikel Arteta memasuki final dalam performa tinggi dan ambisius untuk memenangkan trofi pertama mereka sejak Piala FA 2019/20. Namun pada akhirnya, mereka sekali lagi gagal.
Ini juga merupakan kali keempat Arteta finis di posisi kedua bersama Arsenal, sebuah statistik yang mulai mempertanyakan dirinya dan performa Arsenal di momen-momen krusial. Di bawah pelatih asal Spanyol ini, Arsenal jelas telah meningkat, dari tim di luar empat besar menjadi penantang gelar di banyak kompetisi. Namun, langkah terakhir – memenangkan trofi – selalu menjadi sesuatu yang kurang mereka miliki.
Bukan kebetulan jika Arsenal selama bertahun-tahun dikaitkan dengan kurangnya ketahanan mental di momen-momen krusial. Musim ini dipandang sebagai kesempatan untuk menghapus persepsi tersebut. Namun, kekalahan di Wembley secara tidak sengaja membangkitkan kembali keraguan lama.
Dampak kekalahan ini meluas lebih dari sekadar perebutan gelar. Ini secara langsung memengaruhi persaingan jangka panjang, terutama di Liga Primer – di mana Arsenal bersaing ketat dengan Manchester City. Seperti yang dikomentari Gary Neville di Sky Sport setelah pertandingan.
Manchester City
- x.com
“Dampak kemenangan ini bisa sangat besar… Man City membutuhkan peningkatan moral, dan mereka baru saja mendapatkannya. Arsenal perlu bangkit kembali dengan cepat; mereka masih punya waktu untuk pulih, tetapi Mikel Arteta menghadapi tugas yang sangat sulit saat ini.”