Pukulan Telak bagi Barcelona: Takluk dari Girona, Takhta La Liga Terancam
- thethao247.vn
Olret – Barcelona mengalami kekalahan 1-2 saat bertandang ke markas Girona pada putaran ke-24 La Liga musim 2025/26.
Barcelona menyia-nyiakan keunggulan mereka di laga tandang di Stadion Montilivi, membiarkan Girona bangkit dari ketertinggalan dan menang 2-1 secara dramatis. Hasil ini berarti Blaugrana kehilangan kesempatan untuk merebut kembali posisi puncak di La Liga dan terus mengejar Real Madrid dalam perebutan gelar.
Ambisi di Menit Awal Tim Barca
Barcelona
- thethao247.vn
Sejak menit-menit awal, tim Catalan menunjukkan ambisi mereka untuk mengendalikan permainan. Pada menit ke-5, Lamine Yamal memiliki peluang emas, tetapi tendangan melengkungnya kurang akurat.
Meskipun terus memberikan tekanan, Barcelona kurang tajam dalam penyelesaian akhir. Raphinha membentur tiang gawang, sementara Ferran Torres dan Fermín López sama-sama melewatkan peluang emas.
Titik balik terbesar di babak pertama terjadi pada waktu tambahan. Dani Olmo dilanggar di area penalti dan wasit menunjuk titik penalti. Namun, dari titik penalti, Lamine Yamal menendang bola mengenai tiang gawang, mengakhiri 45 menit pertama dengan kekecewaan bagi tim tamu.
Di babak kedua, Barcelona mempertahankan kendali permainan. Setelah banyak percobaan, mereka akhirnya menemukan gol pembuka berkat sundulan keras dari Pau Cubarsí dari umpan silang akurat Jules Kounde. Gol pertama bek muda itu di La Liga tampaknya membuka jalan menuju kemenangan bagi tim asuhan Hansi Flick.
Namun, Girona tidak menyerah. Hanya beberapa menit kemudian, tim tuan rumah memanfaatkan kesalahan pertahanan Barcelona untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Semangat mereka kembali bangkit, dan Girona bermain dengan percaya diri di menit-menit akhir.
Penyelamatan Kiper Joan Garcia yang Spektakuler
Barcelona Tersungkur Pahit di Hadapan PSG
- thethao247.vn
Kiper Joan Garcia melakukan dua penyelamatan spektakuler, tetapi pada menit ke-86, Fran Beltrán melepaskan tembakan rendah yang keras untuk memastikan kemenangan 2-1 bagi tim merah putih.
Kartu merah di menit-menit akhir tidak dapat mencegah Girona menyelesaikan comeback yang spektakuler. Sementara itu, Barca pun membayar mahal atas peluang yang terbuang dan momen-momen kelengahan pertahanan mereka.
Kekalahan ini sangat mengecewakan mengingat Barcelona sebelumnya telah memenangkan empat dari lima pertandingan tandang terakhir mereka melawan Girona, mencetak total 12 gol. Gagal meraih tiga poin penuh membuat mereka tertinggal dua poin dari Real Madrid di klasemen liga, di tengah persaingan ketat perebutan gelar La Liga.
Dengan performa yang tidak konsisten dan kemampuan penyelesaian yang terbatas, Hansi Flick jelas memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan jika ingin mengembalikan Barcelona ke puncak klasemen di Spanyol.