Bruno Melampaui Ronaldo pada Hari Ketika MU Berada di Puncak Performanya
- skysports
Olret – Bruno Fernandes mencapai tonggak sejarah 200 kontribusi gol untuk Manchester United, melampaui Ronaldo dalam kecepatan mencapai tonggak sejarah tersebut, dalam penampilan meyakinkan dari Setan Merah.
Bruno Fernandes terus menegaskan peran kepemimpinannya dengan mencetak gol yang memastikan kemenangan Manchester United 2-0 atas Tottenham pada putaran ke-25 Liga Premier musim 2025/26.
Gol tersebut tidak hanya mengamankan tiga poin penting di Old Trafford tetapi juga menandai kontribusi gol ke-200 (mencetak gol dan memberi assist) bagi gelandang Portugal tersebut di era Liga Premier untuk Setan Merah.
Dengan 104 gol dan 96 assist dalam 314 penampilan di Premier League, Bruno Fernandes menjadi pemain tercepat kedua dalam sejarah Manchester United yang mencapai 200 gol di liga.
Prestasi ini melampaui banyak legenda seperti Ryan Giggs, Cristiano Ronaldo, dan David Beckham dalam hal kecepatan mencapai tonggak sejarah tersebut, hanya kalah dari Wayne Rooney dalam sejarah Premier League klub.
Dengan MU membutuhkan poin untuk mempertahankan posisi empat besar mereka, pengaruh Bruno menjadi semakin terlihat. Dia tidak hanya mencetak gol tetapi juga memainkan peran kunci dalam mengatur permainan tim, mengendalikan tempo, dan menghubungkan para pemain penyerang.
Kemampuan sang kapten untuk muncul di waktu yang tepat membantu MU mempertahankan dominasi mereka setelah lawan mereka bermain dengan sepuluh pemain.
Pertandingan di Old Trafford tersebut memperlihatkan Manchester United menguasai bola hampir sepanjang pertandingan. Titik balik terjadi di awal pertandingan ketika bek tengah Tottenham, Cristian Romero, menerima kartu merah langsung pada menit ke-29.
Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Setan Merah meningkatkan tekanan dan mencetak gol pembuka melalui Bryan Mbeumo, sebelum Bruno Fernandes mencetak gol di menit-menit terakhir untuk memastikan kemenangan telak.
Tiga poin melawan Tottenham membantu MU mempertahankan posisi mereka di empat besar dan menjaga keunggulan mereka atas grup teratas. Lebih penting lagi, penampilan Bruno melambangkan stabilitas dan karakter tim di bawah manajer Carrick. Ketika sang kapten dalam performa terbaiknya, MU memiliki alasan lebih untuk percaya pada perjalanan panjang yang ada di depan.