Mbappe Secara Resmi Angkat Bicara Untuk "Menuntut Pembayaran" dari PSG

Mbappe
Sumber :
  • beinsport

OlretKylian Mbappe dilaporkan telah mengirimkan juru sita ke markas PSG untuk menuntut pembayaran utang yang belum dibayar, sehingga meningkatkan perselisihan antara kedua pihak ke fase hukum yang lebih tegang.

5 Pelatih Sepak Bola Mengundurkan diri, Manchester United Mengungkap Kandidat Utama Untuk Kursi Panas

Kylian Mbappe terus menarik perhatian di luar lapangan dengan memutuskan untuk mengirimkan juru sita ke markas Paris Saint-Germain, menuntut agar mantan klubnya membayar sisa utang sebesar €5,9 juta.

Menurut media Prancis, ini adalah jumlah sisa dari penyelesaian sebesar €60,9 juta yang wajib dibayarkan PSG kepada bintang Prancis tersebut sesuai dengan putusan pengadilan pada akhir tahun 2025.

Real Madrid Menerima Peringatan Mengejutkan Tentang Transfer Rodri

Secara spesifik, PSG telah membayar €55 juta, tetapi belum memenuhi kewajibannya terkait pembayaran cuti dan bunga yang ter accrued. Sikap tegas Mbappe telah memberi klub Paris itu waktu delapan hari untuk menyelesaikan pembayaran. Jika PSG terus menunda, pihak Mbappe berhak untuk meminta tindakan hukum, termasuk memotong uang langsung dari rekening klub.

Insiden tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara Mbappe dan PSG masih jauh dari selesai, meskipun striker kelahiran 1998 itu telah resmi pindah ke Real Madrid. Di tengah perselisihan finansial yang sedang berlangsung, Mbappe masih menghadapi tekanan profesional yang signifikan di raksasa Spanyol tersebut.

Amarah Sang Raja: Thierry Henry Tak Lagi Diam Melihat Vinicius Dihina

Awal pekan ini, Real Madrid mengecewakan dengan kekalahan 2-4 dari Benfica di Liga Champions. Setelah pertandingan, Mbappe secara terang-terangan mengkritik semangat juang tim, dengan alasan bahwa masalahnya bukanlah kualitas taktik atau teknik, melainkan kurangnya keinginan. Namun, di La Liga, ia tetap berhasil meninggalkan jejaknya dengan penalti penentu di waktu tambahan, membantu Real mengalahkan Rayo Vallecano 2-1.

Di tengah perdebatan seputar performa dan peran kepemimpinan Mbappe, pelatih Prancis Didier Deschamps angkat bicara untuk membela pemainnya. Menurut Deschamps, Mbappe adalah pemimpin sejati di ruang ganti, terutama berpengaruh terhadap pemain muda, bertentangan dengan citra egois yang sering dikaitkan kepadanya oleh publik.

Saat ini, Mbappe tetap menjadi harapan terbesar Real Madrid di lini serang. Ia telah mencetak 22 gol di La Liga dan total 37 gol dalam 30 pertandingan di semua kompetisi musim ini.

Halaman Selanjutnya
img_title