Arsene Wenger: Michael Carrick Telah Menemukan Formula Untuk Menetralisir Arsenal
- vnexpress.net
Olret – Arsene Wenger mengakui bahwa Michael Carrick telah menemukan formula yang tepat untuk menetralisir Arsenal, menyebabkan The Gunners kehilangan kendali permainan dan menderita kekalahan pahit di Emirates.
Manajer legendaris Arsene Wenger percaya Michael Carrick telah menemukan "formula yang tepat" untuk menetralisir Arsenal, sehingga membantu Manchester United menciptakan kejutan di Emirates dan memberikan pukulan berat bagi ambisi The Gunners untuk meraih gelar juara.
Arsenal memasuki pertandingan dengan tujuan untuk kembali memperkuat keunggulan tujuh poin mereka di puncak klasemen Liga Premier, menyusul kemenangan Manchester City atas Wolves.
Tim dari Stadion Emirates bahkan sempat unggul ketika Lisandro Martinez mencetak gol bunuh diri dalam pertandingan kedua Carrick sebagai manajer interim di Old Trafford.
Namun, Manchester United menunjukkan ancaman yang sudah biasa mereka tunjukkan, yang telah membantu mereka mengalahkan Man City di babak sebelumnya. Gol dari Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu membantu tim tamu membalikkan keadaan, menempatkan Arsenal dalam posisi mengejar.
Meskipun Mikel Merino memanfaatkan sepak pojok Bukayo Saka untuk menyamakan kedudukan di menit-menit akhir, memberi The Gunners harapan untuk menyelamatkan satu poin, kegembiraan itu dengan cepat sirna. Tak lama kemudian, pemain pengganti Matheus Cunha melepaskan tembakan indah yang mengalahkan David Raya, mengamankan kemenangan 3-2 untuk Man United.
Dalam analisis pasca pertandingan di beIN SPORTS, Arsene Wenger memuji Michael Carrick sekaligus menyoroti masalah yang dihadapi mantan timnya.
“Arsenal terlalu ingin menang dan kurang sabar dalam membangun serangan. Mereka bermain dengan terlalu banyak energi dan kurang memiliki kehalusan yang dibutuhkan,” komentar Wenger.
Menurutnya, Carrick menciptakan keseimbangan ideal antara pertahanan yang solid dan kualitas teknik, yang menyebabkan Arsenal kesulitan.
Yang perlu diperhatikan, Wenger mengakui bahwa ia terkejut melihat duet bek tengah Arsenal yang biasanya stabil, William Saliba dan Gabriel Magalhaes, tampak "lebih lemah" dari biasanya.
"Ini pertama kalinya saya merasa mereka begitu kurang dominan. Pada gol pertama yang kebobolan, Saliba seharusnya mendukung Zubimendi alih-alih maju terlalu cepat," analisisnya.