Para penggemar Manchester United Menuntut Agar Pemain Ini Segera Dipecat Setelah Kesalahannya di Piala FA
- thethao247.vn
Olret – Setelah kekalahan mereka di Piala FA, salah satu pemain Manchester United menjadi sasaran kritik dari para penggemar karena penampilannya yang buruk.
Manchester United kalah 1-2 dari Brighton di Old Trafford, mengakhiri kampanye Piala FA mereka setelah hanya satu pertandingan. Sebelumnya, MU memulai kampanye piala domestik mereka dengan kejutan lain, tersingkir oleh tim divisi keempat Grimsby di Piala Carabao.
Ini menandai pertama kalinya dalam 44 tahun Setan Merah tersingkir dari Piala FA dan Piala Carabao di pertandingan pertama mereka di kompetisi tersebut.
Setelah kekalahan melawan Brighton, para penggemar Manchester United mengarahkan kritik mereka kepada Diogo Dalot. Bek kanan asal Portugal itu bermain buruk, terutama karena melewatkan beberapa peluang emas di awal pertandingan. Banyak penggemar juga menunjukkan bahwa Dalot berada di luar posisinya saat gol pertama United kebobolan.
Komentator Franco Baller menulis: “Manchester United selalu memecat manajer setiap musim tetapi tidak bisa menjual Diogo Dalot. Bagaimana mungkin?”
Sementara itu, Resh de la Rocha berkomentar di X: “Diogo Dalot sebaiknya diam saja. Dia tidak bisa bertahan, tidak bisa menembak, tidak bisa mengumpan silang. Keluar dari klub ini.”
Sementara itu, akun Et!!nyene berkomentar: “Untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun, Manchester United menghadapi Brighton di Piala FA di bawah manajemen Darren Fletcher, dan hampir setiap pemain berada di posisi pilihan mereka, kecuali Diogo Dalot. Dan semua orang tahu satu hal: posisi terbaik Dalot seharusnya… di bangku cadangan.”
Sementara itu, akun Lola Elise mengkritik keras Dalot atas gol pertama MU yang kebobolan: "Lihat di mana Dalot berdiri ketika Brighton mengirimkan umpan silang yang berujung pada gol tersebut. Saya tidak mengerti apa yang dia lihat."
Bersama Luke Shaw, Diogo Dalot adalah salah satu pemain yang paling lama membela MU. Setiap era membawa filosofi dan arah yang berbeda, yang menyebabkan banyak perubahan personel. Sebagian besar pemain datang dan pergi, tetapi Dalot selalu bertahan.
Dalot tidak hanya bekerja di bawah tujuh manajer berbeda, tetapi juga tampil di pertandingan terakhir sebelum masing-masing manajer meninggalkan posisinya.
Dari Mourinho dan Solskjaer hingga Rangnick, Ten Hag, Van Nistelrooy, dan Amorim, bek asal Portugal ini berada di lapangan dalam pertandingan yang menandai akhir sebuah era. Hal ini secara tidak sengaja menjadikannya saksi langka atas perubahan terus-menerus di Old Trafford.
Menurut Spotrac, kontrak Dalot dengan MU berlaku hingga akhir musim 2027/28. Oleh karena itu, musim panas 2026 akan menjadi waktu yang menentukan untuk masa depannya di Old Trafford.
Jika MU ingin menjual Dalot, itu akan menjadi waktu yang logis sebelum nilainya mulai menurun karena kontraknya akan segera berakhir. Sebaliknya, jika mereka ingin mempertahankan Dalot, itu juga akan menjadi waktu yang logis untuk memulai negosiasi.
Dan kemarahan para penggemar Manchester United atas situasi Dalot bisa menjadi kabar buruk bagi bek asal Portugal itu di saat-saat krusial ini.