Transformasi Total! Barcelona Daratkan 3 Bek Tangguh Sebagai Solusi Pemain Bermasalah
- espn
Olret – Menurut media Spanyol, Barcelona berencana mencari bek tengah baru dari Bundesliga.
Juara bertahan La Liga ini berencana memperkuat lini pertahanan mereka hingga tahun 2026. Garis pertahanan tinggi yang diterapkan pelatih Hansi Flick telah beberapa kali dieksploitasi musim ini, sementara cedera Andreas Christensen memaksa direktur olahraga Deco untuk mengambil tindakan lebih awal.
Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, Barcelona pasti akan mendatangkan bek lain pada tahun 2026, meskipun waktu pastinya belum ditentukan. Idealnya, klub Catalan ingin memperkuat skuad mereka pada bulan Januari.
Namun, masalah yang sedang berlangsung terkait dengan batasan gaji di La Liga membuat skenario ini sulit dicapai. Pada jendela transfer musim dingin mendatang, Barca kemungkinan hanya akan dapat memanfaatkan peluang yang lebih murah di pasaran, sementara menunggu hingga musim panas akan membuka kemungkinan untuk menandatangani kontrak jangka panjang.
Situasi agak mereda ketika Ronald Araújo kembali berlatih bersama tim lainnya awal pekan ini, sehingga mengurangi kebutuhan untuk mendatangkan solusi jangka pendek pada bulan Januari.
Sebelumnya, bek tengah asal Uruguay itu diberi cuti untuk menyelesaikan masalah pribadi setelah menerima kartu merah dalam pertandingan Liga Champions UEFA melawan Chelsea.
Ronald Araújo secara bertahap menjadi nama yang disebut dengan penyesalan setiap kali Barcelona tersandung di momen-momen krusial di Liga Champions UEFA.
Ia tidak hanya menerima kartu merah di pertandingan baru-baru ini melawan Chelsea, tetapi bek tengah asal Uruguay ini juga melakukan kesalahan serius di leg kedua semifinal musim lalu melawan Inter Milan, menyebabkan permainan Barca runtuh di saat mereka paling membutuhkan soliditas.
Momen yang paling terlupakan adalah perempat final Liga Champions 2023/24 melawan PSG, ketika Araújo menerima kartu merah langsung saat timnya unggul, membuat Barcelona bermain dengan sepuluh pemain dan akhirnya berujung pada eliminasi yang menyakitkan.
Serangkaian momen sial ini menodai citra Araújo di kompetisi paling bergengsi di Eropa, meskipun ia tetap menjadi pemain kunci di lini pertahanan Barca.