Pelatih Barca Bicara Terus Terang Tentang "Ketidaktampakan" Yamal Saat Melawan Chelsea
Olret – Pelatih Hansi Flick mengirimkan pesan tegas, meminta Lamine Yamal untuk segera membuktikan kelasnya setelah penampilan yang mengecewakan.
Dalam kekalahan memalukan Barca 0-3 dari Chelsea di Liga Champions, Lamine Yamal mengalami malam yang sulit ketika ia hampir tidak mampu menciptakan momen penting. Alasan utamanya adalah Marc Cucurella selalu mengikutinya dengan ketat setiap kali ia menggiring bola, membuat gerakan dribel rumit sang pemain muda menjadi kurang efektif dari yang diharapkan.
Pelatih Hansi Flick, yang sedang membangun kembali skuad Barcelona sesuai filosofinya sendiri, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas penampilan tersebut. Namun, alih-alih menyalahkan, ia justru memberikan motivasi.
Pelatih asal Jerman itu menekankan bahwa Cucurella adalah bek yang tangguh dan kesulitan yang dialami Yamal dapat dimaklumi, tetapi pemain muda itu perlu menunjukkan reaksi positif.
Flick menegaskan bahwa inilah saatnya bagi Lamine Yamal untuk bangkit dan membuktikan kemampuannya. Ia percaya bahwa pertandingan besar terkadang membawa tekanan berat, tetapi bagi seorang talenta yang diharapkan menjadi simbol Barcelona di masa depan, bangkit setelah kekalahan jauh lebih penting. Itu juga cara bagi Yamal untuk menegaskan dirinya di grup kompetitif saat ini.
Menurut Flick, yang terpenting bukanlah Yamal tidak bermain bagus melawan Chelsea, melainkan bagaimana reaksinya setelahnya. Sang pelatih berharap anak didiknya akan memanfaatkan pertandingan berikutnya untuk menghilangkan keraguan.
"Inilah saatnya baginya untuk menunjukkan bahwa kita harus segera melupakan pertandingan melawan Chelsea," tegasnya, menunjukkan besarnya ekspektasi yang diberikan kepada pemain yang baru berusia 18 tahun itu.
Barcelona kembali ke Camp Nou akhir pekan ini untuk menghadapi Deportivo Alavés, dan ini merupakan kesempatan emas bagi Lamine Yamal. Penampilan yang meyakinkan akan membantunya mendapatkan kembali kepercayaan dirinya dan mengirimkan pesan yang jelas kepada para peragu.
Dengan Barcelona yang membutuhkan inspirasi baru untuk menyerang, semua mata akan terus tertuju pada nama termuda di dalam skuad.