Liga Primer Pekan 12: Chelsea dan Liverpool Menikmati Kegembiraan?

Liverpool
Sumber :
  • thethao247.vn

Olret – Pekan ke-12 Liga Primer kembali akhir pekan ini dengan sorotan utama derby London Utara antara Arsenal dan Tottenham.

Bahkan Tanpa Ronaldo, Al Nassr Melanjutkan Rentetan Kemenangannya

Sorotan Derby London Utara

Arsenal

Photo :
  • thethao247.vn

MU Melepas 12 Pemain di Transfer Musim Dingin?

Di babak sebelumnya, Arsenal secara mengejutkan ditahan imbang 2-2 oleh tim pendatang baru Sunderland, mengakhiri rentetan 5 kemenangan beruntun. Meskipun masih memuncaki klasemen dengan 26 poin, selisih poin mereka dengan tim pengejar, Man City, telah menyempit menjadi 4 poin.

Sekembalinya dari jeda internasional, Mikel Arteta dan timnya langsung memasuki jadwal yang "sangat sulit" dengan 3 pertandingan besar berturut-turut melawan Tottenham, Bayern Munich, dan Chelsea. Periode ini menjadi momen krusial untuk menguji ambisi The Gunners dalam bersaing memperebutkan gelar juara.

Mencari Pewaris Takhta: 3 Pelatih Masuk Daftar Pendek City untuk Gantikan Guardiola

Arsenal kini harus berhadapan dengan Tottenham, yang saat ini berada di posisi ke-5 dengan 18 poin dan siap menembus 4 besar jika meraih hasil bagus di Emirates.

Tottenham di bawah asuhan Thomas Frank mengawali musim dengan baik, meskipun performa mereka belakangan ini kurang konsisten, hanya menang 2 kali dari 7 pertandingan terakhir. Namun, Spurs adalah "raja tandang" musim ini: 5 pertandingan tandang tak terkalahkan, meraih 13 poin, menyamai Arsenal, meskipun bermain satu pertandingan lebih sedikit.

Tercatat, Tottenham pernah mengalahkan Man City 2-0 di Etihad, membuktikan bahwa mereka selalu tahu cara bermain di pertandingan besar tandang.

Namun, dalam hal keseimbangan kekuatan, Arsenal masih lebih baik. The Gunners hanya kebobolan 5 gol setelah 11 pertandingan, mereka adalah tim dengan pertahanan paling solid di liga.

Dalam 6 pertandingan terakhir melawan Tottenham, Arsenal tak terkalahkan dan telah memenangkan 5 pertandingan. Namun, mengingat sifat derby London Utara yang tidak dapat diprediksi, Arteta tidak bisa bersikap subjektif.

Man City hadapi tantangan di St James’ Park

Liverpool vs Man city

Photo :
  • thethao247.vn

Sementara Arsenal memasuki pertarungan sengit, Man City punya peluang untuk menekan saat bertandang ke Newcastle. The Citizens sedang naik daun dengan 5 kemenangan dalam 6 laga terakhir, terutama kemenangan telak 3-0 atas Liverpool di laga ke-11. Haaland masih menunjukkan performa buruk dengan kemampuan mencetak gol paling menakutkan di Eropa.

Newcastle sedang berjuang di papan tengah klasemen musim ini, kalah 3/4 dari pertandingan terakhir mereka. Namun, St James' Park selalu menjadi tempat yang kurang nyaman, di mana Man City hanya meraih 2 hasil imbang dalam 3 laga tandang terakhir mereka.

Liverpool Kembali Percaya Diri Setelah Serangkaian Hasil Buruk

Liverpool sedang berada dalam masa krisis, setelah kalah 5/6 di putaran terakhir dan terpuruk di posisi ke-8. Menjamu Nottingham Forest, tim yang saat ini berada di posisi kedua terbawah, merupakan kesempatan emas bagi The Reds untuk kembali bersemangat.

Namun, Forest di bawah pelatih baru Sean Dyche telah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Tim ini berhasil menahan imbang MU dan mengalahkan Leeds di dua putaran terakhir. Ini tentu bukan hal yang mudah bagi Arne Slot dan timnya.

Chelsea berpeluang besar mempertahankan rentetan kemenangan, MU kembali berjumpa mantan timnya.

Wolves vs Chelsea

Photo :
  • thethao247.vn

Chelsea akan menjadi tim pertama yang berlaga di babak 12 besar dan hanya perlu menghadapi pendatang baru Burnley, tim peringkat ke-17 yang selalu kalah dari tim-tim besar musim ini. The Blues telah memenangkan 4/5 pertandingan terakhir mereka dan mencatatkan clean sheet dalam 3/4 pertandingan, sebuah tanda kebangkitan yang jelas.

MU akan menjadi tim yang akan berlaga di babak terakhir saat menjamu Everton pada Selasa dini hari.

Meskipun tak terkalahkan dalam 5 pertandingan terakhir (menang 3, seri 2), Setan Merah masih menunjukkan kelemahan besar di lini pertahanan mereka dengan kebobolan 18 gol sejak awal musim. Menghadapi Everton asuhan David Moyes, tim yang memainkan serangan balik yang sangat sulit, pelatih Ruben Amorim dan timnya tentu tidak akan mudah.