Malaysia Naturalisasi Pemain Ilegal Seperti Timor Leste, Harus Dieliminasi dari Piala Asia

Timnas Malaysia
Sumber :
  • thethao247.vn

OlretMalaysia telah melakukan kesalahan yang sama seperti Timor Leste dalam naturalisasi, sehingga mereka harus dihukum seperti Timor Leste.

Arteta Memberikan Pernyataan Tegas Saat Arsenal Mencapai Final

Apakah kekalahan dalam pertandingan ini sudah cukup?

Setelah FIFA mengumumkan hukuman bagi Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan 7 pemain naturalisasi dengan dokumen palsu, hal terpenting bagi publik adalah apakah tim Malaysia akan dihukum karena kalah dalam pertandingan melawan Vietnam di kualifikasi Piala Asia 2027 pada 10 Juni.

Setelah Benzema, Kini Giliran Jimat Liverpool yang Digoda Kekuatan Uang Al Ittihad

Malaysia memenangkan pertandingan itu dengan skor 4-0 dan mereka menurunkan semua 7 pemainnya.

Sebagaimana telah disebutkan, keputusan untuk memberikan kekalahan kepada Malaysia akan bergantung pada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), penyelenggara turnamen, bukan FIFA.

Demi Takhta ASEAN: Indonesia Pulangkan 8 Pemain Asing untuk Gulingkan Vietnam!

Saat ini, FIFA sedang menunggu pengajuan banding dari FAM. Jika banding FAM gagal, mereka akan mengirimkannya ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), yang setelahnya AFC akan memiliki dasar untuk menjatuhkan hukuman. Oleh karena itu, kasus ini akan berlarut-larut selama beberapa bulan.

Jadi, jika CAS setuju untuk menguatkan hukuman FIFA, seberapa berat hukuman yang dapat dijatuhkan AFC kepada Malaysia? Hasil 4-0 diperkirakan akan dibatalkan dan Malaysia akan diberikan kekalahan 0-3. Namun, ada yang berpendapat bahwa ini tidak cukup, dan Malaysia harus tersingkir dari kualifikasi Piala Asia.

ESPN baru-baru ini mengangkat detail yang menarik, yaitu AFC memiliki preseden mendiskualifikasi tim yang menggunakan pemain naturalisasi dengan dokumen palsu dari turnamen resmi. Kasus tersebut sudah dekat, yaitu tim nasional Timor Leste.

Preseden Timor Leste

Pada 8 Oktober 2015, Timor Leste menurunkan skuad yang terdiri dari tujuh pemain naturalisasi Brasil untuk bermain melawan Palestina.

Sebagian besar pemain ini bukan berasal dari Timor Leste dan beberapa tidak bermain di negara tersebut, sehingga Asosiasi Sepak Bola Palestina mengajukan keluhan kepada FIFA setelah pertandingan. Timor Leste kemudian dicurigai menurunkan pemain Brasil lain yang tidak memenuhi syarat dalam kualifikasi Piala Asia 2019.

Tekanan dari opini publik domestik memaksa Federasi Sepak Bola Timor Leste (FFTL) untuk memutuskan menghentikan program naturalisasi. Namun, tindakan FFTL terlambat. FIFA dalam penyelidikannya menemukan bahwa FFTL sengaja memalsukan paspor Timor Leste untuk diberikan kepada pemain Brasil.

Para pemain ini seringkali berasal dari keluarga miskin dan dijanjikan keuntungan finansial untuk berpartisipasi dalam penipuan FFTL.

Setelah lebih dari setahun litigasi, FIFA mendenda FFTL karena memalsukan catatan pemain dan memutuskan untuk melarang Timor Leste berpartisipasi dalam kualifikasi Piala Asia 2023.

Melalui kasus Timor Leste, jika Malaysia dihukum, mereka bukan tim nasional pertama yang dilarang mengikuti kualifikasi Piala Asia karena memalsukan profil pemain naturalisasi.

FAM telah mengirimkan 7 profil pemain dengan informasi palsu dan ketika ketahuan menyangkal bahwa mereka menerima informasi tersebut dari sumber lain, tetapi FIFA dengan mudah menemukan informasi asli mereka. FAM dapat dikatakan telah sengaja menipu FIFA.

Oleh karena itu, jika terbukti bersalah, kekalahan dari Malaysia melawan Vietnam dan pertandingan lain di mana mereka menggunakan pemain ilegal tidaklah cukup. Malaysia seharusnya didiskualifikasi dari kualifikasi Piala Asia berikutnya pada tahun 2031.