Mantan Adalah Kenangan Yang Tidak Perlu Di Cemburui
3. Bagaimanapun Yang Terbaik Adalah Dia Yang Ditakdirkan Menjadi Jodohmu
Kamu merasa tidak lebih baik dari mantan pasanganmu? Atau pasanganmu tidak terlihat sebaik mantan kamu?
Hey, hentikan pemikiran bodoh dan tak masuk akal seperti itu. Karena bagaimanapun yang terbaik adalah dia yang tetap bertahan sampai akhir, berani meminang kamu dalam kehalalan dan memberikan kebahagiaan sampai sisa hidup bersama.
Mengertilah bahwa setiap orang pasti punya kekurangan dan kelebihannya masing-masing, termasuk pasanganmu. Sangat wajar, ada banyak ekspektasi yang kamu harapkan, mungkin tidak kamu dapatkan dari dirinya. Karena itu, dalam hubungan dewasa, kamu harus lebih banyak belajar menerima daripada menuntut pasangan.
Jadi, berhentilah mengeluh dan cobalah lebih banyak mensyukuri apa yang kamu dapatkan. dengan begitu, kamu akan sadar jika Tuhan memang sudah memilihkan yang terbaik untuk dirimu melebihi mantan-mantan kamu sebelumnya.
4. Mantan Adalah Kenangan Yang Tidak Perlu Di Cemburui Atau Dibenci, Tapi Dijadikan Pelajaran
Pernahkah kamu berpikir jika hadirnya seseorang dalam hidupmu, pasti mempunyai maksud dan tujuan tertentu untuk kebaikanmu sendiri. Bahkan, jika hadirnya memberikan bahagia, tapi berakhir dengan luka yang tidak mudah dilupakan. Sama halnya seperti hadirnya seseorang yang menjadi mantan kamu di masa lalu, entah itu mantan kekasih atau mantan teman sekalipun.
Jadi, tidak perlu merasa cemburu atau membenci mantan kamu atau mantan dari pasanganmu. Ambil saja pelajaran dan hikmah berharga dari kehadiran mereka. Seperti, pasangan tidak akan sedewasa sekarang jika tidak disakiti oleh mantannya. Kamu tidak akan menemukan dia sebagai jodohmu, jika tidak dipisahkan dari mantanmu dulu.
5. Lebih Baik Fokus Merajut Masa Depan, Daripada Baper Terhadap Masa Lalu
Apa yang sudah terjadi biarlah terjadi. Apa yang sudah hilang biarkan hilang. Dan apa yang datang, itulah yang harus disyukuri. Cemburu, benci dan kesal terhadap masa lalu milikmu atau milik pasanganmu, hanya akan membuat hubungan jadi tidak nyaman. kamu dan pasangan bukannya sibuk merajut masa depan yang lebih baik, focus meningkatkan keharmonisan dan menciptakan hubungan yang sehat. Tapi, masih saja memikirkan masa lalu yang sudah terlewati.