Bilang Sayang Tapi Mendua. Tanda Kamu Tak Benar-Benar Mencintainya
- bapermulu.com
Namun masalahnya ada orang yang selingkuh namun begitu egois. Dia tidak terima kamu selingkuhi, meski tahu dia salah. Dia tidak ingin kamu tinggalkan, seolah hadirmu hanyalah pajangan agar dia tidak merasa sendirian. Sehingga berapa lama lagi kamu harus bertahan?
Jadi Sadarilah, Bahwa Meski Dia Sayang dan Cinta Kamu. Jika Dia Mendua. Kamu Tak Pernah Benar-Benar Di Hatinya. Mana Mungkin Saat Selingkuh Dia Mengingatmu.
Iya, mungkin saja dia memang sayang dan cinta sama kamu. Mungkin saja, perselingkuhan yang dilakukannya hanya sebatas hiburan atau pelampiasan semata. Saat dia lelah dan pulang, hanya kamu tempatnya kembali. Saat dia diminta memilih, dia akan tetap memilih kamu terlebih dahulu.
Namun, fakta lainnya. meski cinta dan sayang serta memprioritaskan kamu. Dia tak pernah benar benar memasukkan dirimu di hatinya selalu. Simpelnya saja, saat dia selingkuh atau sadar sedang menyakiti hatimu, apakah dia memikirkan peraaaanmu? Jadi bisa dibilang, orang seperti itu jauh lebih mengerikan dari orang yang terang-terangan mendua.
Jadi Semuanya Kembali Pada Dirimu. Namun, Lebih Baik Pergi Saja dan Siapkan Dirimu Sebaik Mungkin. Sebab Kamu Pantas Mendapatkan Yang Lebih Setia dan Lebih Baik
Bilang Sayang Tapi Mendua
- bapermulu.com
Jika kamu bertahan karena egomu ingin memilikinya atau karena ada anak di antara kalian berdua. Ya, silahkan saja.
Namun, jika pilihan itu kamu pilih. Saran, lebih baik untuk tidak lagi jadi bucin dan persiapkan semua hal. Apalagi, jika di suatu waktu kamu didatangi seorang yang minta pertanggung jawaban atas dirinya di suatu waktu bosan mencintaimu dan lebih memilih berpetualang dengan ketidak setiaannya.
Tapi, bukankah lebih baik pergi saja. Pergi untuk membebaskan dirimu dari hubungan yang tidak sehat dan memulai hidup baru. Pergi, untuk menemukan kebahagiaan baru yang lebih baik, serta seseorang yang lebih setia. Sebab akan ada masanya, kamu menyesal karena membiarkan dirimu jadi bodoh, karena mempertahankan seseorang yang tak layak.