Menjelajah "Yosemite" Indonesia: Pesona Magis Lembah Harau dan Mahakarya Kelok 9
- youtube
Olret – Sumatera Barat tidak pernah berhenti memukau. Dari hamparan sawah yang hijau hingga tebing-tebing granit yang menjulang tinggi, tanah Minang menyimpan sejuta pesona yang membuat siapa pun terpana.
Dalam perjalanan road trip Sumatra kali ini, tim Kelana Bentala membawa kita meresapi keindahan Kabupaten 50 Kota dan Payakumbuh, tempat di mana alam dan arsitektur bersatu dalam harmoni.
1. Kehangatan di Rumah Gadang
Kawasan Saribu Rumah Gadang
Perjalanan dimulai dengan singgah di Payakumbuh, tepatnya di kediaman Bang Den, seorang sesepuh road trip Indonesia. Suasana autentik Minangkabau langsung terasa begitu kental. Narator mengungkapkan kekagumannya pada suasana pagi di sana:
"Suasana rumah ini sangat asri, udaranya sejuk, dan di sekelilingnya masih banyak terdapat persawahan yang hijau dan juga perbukitan. Di sini hampir semua rumah berbentuk rumah gadang."
2. Mencicipi Warisan Dunia di Kota Kelahiran
Tak lengkap ke Payakumbuh tanpa membahas rendang. Tim berkesempatan mengunjungi "Rendang Gadih" untuk melihat proses pembuatan kuliner terbaik dunia ini.
Menariknya, rendang di sini diproses dengan standar sterilisasi modern sehingga bisa bertahan hingga satu tahun tanpa kehilangan rasa aslinya. Sensasi makan rendang langsung di "tanah kelahirannya" memberikan kepuasan tersendiri bagi tim.
3. Kesegaran Mistis Batang Tabik
Sebelum menuju destinasi utama, tim menyempatkan diri berendam di Batang Tabik, sebuah pemandian alami yang airnya konon berasal dari Danau Singkarak. Keunikan tempat ini adalah adanya "ikan larangan" yang berenang bebas dan tidak boleh ditangkap.
"Airnya yang jernih membuat lantai kolam yang dipenuhi batu-batu alam dan lumut terlihat jelas," tutur narator menggambarkan kesegaran mata air tersebut.
4. Kelok 9: Mahakarya di Balik Kabut
Beranjak ke ikon konstruksi nasional, Kelok 9. Datang di pagi buta adalah kunci untuk mendapatkan pemandangan terbaik. Saat mentari mulai muncul, jembatan ini terlihat seperti naga raksasa yang membelah perbukitan.
"Apabila kita datang di pagi hari akan tersaji pemandangan yang memikat karena di sela-sela dedaunan muncul semburat cahaya mentari yang anggun,". Kelok 9 bukan sekadar jalan penghubung, melainkan sebuah "mahakarya kebanggaan bangsa".
5. Lembah Harau: "Negeri Konoha" yang Nyata
Tebing dan Air Terjun Lembah Harau
Puncak perjalanan adalah Lembah Harau. Tebing-tebing tinggi yang mengelilingi lembah ini seringkali disamakan dengan tebing Hokage dalam anime Naruto. Tim memilih untuk berkemah di Harau Vale agar bisa menyatu sepenuhnya dengan alam.
"Pagi hari kami terbangun dengan suasana yang begitu syahdu. Tebing-tebing tinggi yang menjulang diselimuti oleh kabut tebal, menciptakan pemandangan yang begitu memukau... rasanya seperti menyaksikan lukisan alam yang hidup,".
Penutup: Cerita di Balik Tantangan
Meski menyajikan keindahan luar biasa, perjalanan ini tidak lepas dari tantangan. Dari hujan deras yang menyebabkan banjir cokelat di dasar lembah, insiden drone jatuh, hingga mobil yang terjebak di lumpur. Namun, justru itulah esensi dari sebuah petualangan.
Seperti yang disampaikan di akhir perjalanan:
"Inilah kisah petualangan kami di Kabupaten 50 Kota, menghadirkan keindahan alam yang luar biasa dan juga banyak cerita di dalamnya."
Sumatera Barat, dengan segala pesona magisnya, memang selalu layak untuk dijelajahi kembali.