Terlalu Banyak Menggunakan Layar Membuat Mata Bengkak dan Kulit Kering. Apa Solusinya?

Ilustrasi belajar bahasa Inggris dari menonton film
Sumber :
  • https://www.pexels.com/@vlada-karpovich

Olret – Era digital menawarkan peluang kerja yang fleksibel, tetapi juga membawa konsekuensi yang kurang disadari: kulit terpapar layar selama berjam-jam.

Vivo V70 dan V70 Elite Resmi di India: Kamera ZEISS 50MP, Snapdragon 8s Gen 3, Baterai 6500mAh

Kasus Harriet Lynas, 35 tahun, seorang ilustrator buku anak-anak yang tinggal di Cambridge, Inggris, adalah contoh yang jelas. (Artikel dibagikan oleh The Guardian.)

Dengan jadwal kerja yang sebagian besar dilakukan dari rumah, Harriet menghabiskan sebagian besar waktunya di meja gambarnya dan di depan dua layar komputer.

Harga Samsung Galaxy Book 6 Series Resmi di Eropa

Tekanan kreatif, waktu duduk yang lama, dan paparan cahaya biru menyebabkan kulitnya menjadi kering dan sensitif, serta lingkaran hitam dan bengkak di bawah matanya semakin terlihat.

Kulit Kering dan Sensitif serta "Metode Tujuh Lapisan Kulit" yang Disederhanakan

Sebenarnya, Mata Kita Bisa Bernapas

Penipisan Bulu Mata

Photo :
  • Gemini Ai

Harriet memiliki kulit kering alami yang mudah memerah saat memakai riasan. Sebagai keturunan Korea, ia terpengaruh oleh tren perawatan kulit populer "metode tujuh lapisan kulit" (mengaplikasikan toner beberapa kali untuk meningkatkan penyerapan). Namun, alih-alih tujuh lapisan toner, ia hanya mampu mengaplikasikan tiga lapisan setiap hari.

"Pada hari-hari di rumah, saya cukup malas. Hanya ketika saya di kantor saya lebih memperhatikan perawatan kulit, terutama pelembap," kata Harriet.

Dermatologis Ifeoma Ejikeme menyarankan bahwa penggunaan pelembap berlapis-lapis adalah hal yang wajar, tetapi kemerahan menunjukkan kerusakan pada lapisan pelindung kulit.

“Strategi sederhana namun efektif adalah fokus pada pemulihan lapisan pelindung kulit dengan produk yang lembut,” sarannya, menyarankan Harriet menggunakan toner yang mengandung niacinamide dan ginseng, dikombinasikan dengan serum hidrasi yang mengandung ashwagandha untuk melembapkan dan menstabilkan tekstur kulit.

Kebiasaan Kerja dan Konsekuensinya bagi Kulit

Bermain Ponsel Atau Laptop Sebelum Tidur

Photo :
  • -

Jadwal kerja Harriet dimulai pukul 9 pagi, setelah mengantar anak-anaknya ke sekolah. Pagi hari digunakan untuk tugas-tugas ringan, dan di sore hari ia fokus sepenuhnya pada ilustrasi, terkadang bekerja hingga 10 jam jika ada tenggat waktu.

“Duduk di depan layar begitu lama membuat kulit saya lelah, terutama di sekitar mata di mana pembengkakan dan lingkaran hitam lebih terlihat. Saya juga khawatir tentang hiperpigmentasi, yang saya dengar terkait dengan cahaya biru,” katanya.

Menurut Dr. Ejikeme, ini adalah kondisi umum di kalangan orang yang bekerja di depan layar dalam waktu lama. Solusinya adalah dengan menggunakan krim mata yang mengandung vitamin C dan kafein untuk mengurangi pembengkakan dan mencerahkan kulit di sekitar mata, serta menggunakan serum vitamin C yang distabilkan untuk mengurangi lingkaran hitam dan meratakan warna kulit.

Air – Faktor yang Sering Diabaikan Harriet

Ilustrasi minum air putih

Photo :
  • https://www.pexels.com/@ShvetsA

Kebiasaan lain yang menyebabkan kulit kering adalah jarang minum air putih. “Karena saya banyak duduk, saya tidak merasa haus, tetapi kulit saya selalu terasa kencang dan dehidrasi,” akunya.

Menurut Dr. Ejikeme, dehidrasi yang dikombinasikan dengan pendingin ruangan atau pemanas menyebabkan hilangnya air trans-epidermal. Solusinya adalah menggabungkan hidrasi internal dan eksternal, dengan memprioritaskan serum yang mengandung niacinamide dan antioksidan.

Di malam hari, Harriet menghabiskan waktu bersama keluarganya, dilanjutkan dengan olahraga kardio, mandi, dan perawatan kulit. Dia selalu melakukan pembersihan ganda, menggunakan essence HA dua kali seminggu, dan menambahkan 0,5% retinol. Jika stres, dia menggunakan masker lembaran.

Ringkasan dari Dr. Ejikeme: “Kulit Harriet telah terpengaruh oleh berbagai faktor: bekerja di depan layar, dehidrasi, dan udara kering. Meskipun telah menggunakan beberapa lapis pelembap, sensitivitasnya menunjukkan kerusakan pada lapisan pelindung kulit. Rutinitas perawatan lembut yang berfokus pada hidrasi, antioksidan, dan perbaikan lapisan pelindung akan membantu kulitnya menjadi lebih sehat dan bercahaya.”