Kentang Goreng dan Dampaknya Bagi Kesehatan, Sudah Tahu Belum?
3. Sarat dengan Vitamin B6
Vitamin B6 ditemukan dalam kentang dan, akhirnya, kentang goreng. Studi menunjukkan bahwa itu membantu dalam mengatur hormon wanita selama menstruasi dan mencegah mual pada wanita hamil.
B6 juga bermanfaat untuk pertumbuhan otak anak dan kesehatan otak orang dewasa. Namun, ada sumber B6 yang lebih sehat yang tersedia, atau Anda dapat mengonsumsi vitamin B kompleks yang layak.
Namun, jika Anda mengonsumsi kentang goreng, Anda dapat yakin bahwa kentang akan membantu menjaga pikiran Anda tetap tajam.
4. Sehat untuk Tulang
Penelitian terbaru menemukan bahwa kentang mengandung zat besi, seng, tembaga, magnesium, dan fosfor, semua yang diperlukan untuk mineralisasi tulang. Kolagen, yang sangat penting untuk kesehatan tulang dan sendi, dibuat dengan menggabungkan zat besi dan seng.
Fosfor dan kalsium bekerja sama untuk membentuk tulang yang kuat. Anda berisiko terkena osteoporosis jika Anda memiliki terlalu banyak fosfor dan tidak cukup kalsium. Anda akan menutupi semua pangkalan Anda dengan sedikit kentang goreng dan beberapa protein tanpa lemak.
5. Peningkatan Kesehatan Pencernaan
Pati tahan kentang merupakan sumber nutrisi bagi mikroba usus yang baik. Ketika pati resisten mencapai usus besar, itu memberi makan bakteri baik di usus. Setelah dicerna, itu diubah menjadi asam lemak rantai pendek oleh bakteri ini.
Pati resisten kentang terutama dimetabolisme menjadi butirat asam lemak rantai pendek. Akibatnya, mereka adalah sumber makanan pilihan bakteri usus. Studi menunjukkan Butyrate dapat mengurangi peradangan usus besar, meningkatkan pertahanan usus besar, dan menurunkan risiko kanker kolorektal.
6. Bebas gula
Kentang secara alami bebas gluten, menjadikannya pilihan makanan yang bagus untuk orang dengan penyakit celiac atau sensitivitas gluten yang tidak celiac.
Gluten adalah keluarga protein yang ditemukan dalam biji-bijian seperti spelt, gandum, barley, dan rye, dan sangat tidak baik untuk mereka yang alergi terhadap gluten. Namun, item tersebut tidak menyebabkan gejala yang tidak diinginkan pada kebanyakan orang.
Di sisi lain, orang dengan penyakit celiac atau sensitivitas gluten non-celiac mungkin mengalami ketidaknyamanan akut saat makan makanan yang mengandung gluten. Ketidaknyamanan perut yang tajam, diare, sembelit, kembung, dan ruam kulit hanyalah beberapa gejala.