[Part 2] Yoon Ji Sung Kenang Masa Setelah Wanna One, Bicara Terbuka Soal Perhatian Publik
- Instagram/_yoonj1sung_
Yoon Jisung kemudian melanjutkan, “Ada begitu banyak orang berbakat dan menarik di dunia ini. Di antara mereka, fakta bahwa seseorang memilih untuk mendukungku bukanlah sesuatu yang kuanggap biasa.”
Ia juga membuat perbedaan yang jelas antara rasa syukur dan nostalgia. “Rasa syukur dan kerinduan adalah emosi yang berbeda,” jelas Yoon Jisung. “Aku sangat berterima kasih kepada mereka yang telah menonton dan mendukungku sejak masa Wanna One hingga sekarang, tetapi aku tidak ingin kembali ke masa itu. Dan aku juga tidak merindukannya. Yang terpenting bagiku adalah nilai dari masa kini, melakukan yang terbaik di tempatku berada sekarang.”
Secara langsung, Yoon Jisung tampak bijaksana dan humoris. Ia menjawab setiap pertanyaan dengan tulus, secara alami menyelipkan kecerdasannya yang khas. Sepanjang wawancara, percakapan mengalir dengan nyaman, menciptakan suasana mirip dengan siaran radio yang santai.
Ketika ditanya mengapa ia percaya popularitasnya mungkin akan memudar setelah Wanna One bubar, Yoon Jisung terdiam sejenak sebelum tersenyum. “Aku tidak tahu, rasanya memang akan seperti itu. Itu naluriah.” Ia mengaku dengan jujur.
Yoon Jisung Wanna One
- Instagram/_yoonj1sung_
“Aku pikir anggota lain akan baik-baik saja dan mereka memang hebat sekarang. Tentu hal itu membuatku bangga. Tapi entah kenapa, aku tidak berpikir aku akan sama seperti mereka. Namun, berkat para penggemar, aku bisa terus bekerja keras dan menjalani hidup seperti sekarang ini,” pungkasnya dengan senyuman hangat.