[Part 2] Yoon Ji Sung Kenang Masa Setelah Wanna One, Bicara Terbuka Soal Perhatian Publik
- Instagram/_yoonj1sung_
Olret – Alih-alih terpaku oleh citranya di Wanna One, Yoon Jisung secara bertahap membangun reputasi yang berakar pada ketulusan. Ia dikenal karena pekerjaan sukarelanya sebagai relawan dengan anjing-anjing terlantar, kebaikan tak kenal henti, kasih sayang mendalam terhadap keluarga dan menghargai penggemarnya.
Secara akademis, ia lulus dari National High School of Traditional Korean Arts (Departemen Musik dan Teater) dan Universitas Myongji (jurusan Teater). Tak berhenti di situ saja, bahkan pria yang akrab disapa Jisung tersebut juga menempuh pendidikan pasca sarjana dari Universitas Dongguk (jurusan Seni Pertunjukan) selama masa aktifnya sebagai anggota Wanna One. Menyeimbangkan jadwalnya sebagai idola dan dunia perkuliahan.
Yoon Jisung mengungkapkan bahwa selama masa promosi terakhir Wanna One untuk album “1¹¹=1 (Power Of Destiny)”, ia dengan setia mengikuti kelas pascasarjana di samping padatnya aktivitas panggungnya sebagai anggota Wanna One.
Yoon Jisung Wanna One
- Instagram/_yoonj1sung_
“Aku debut relatif terlambat,” katanya membuka topik pembicaraan. Yoon Jisung kemudian menambahkan, “Selama 7 tahun sebagai trainee, aku selalu khawatir bahwa mungkin saja aku tidak akan pernah berdiri di atas panggung sebagai penyanyi. Karena hidup bukanlah sesuatu yang bisa dijamin, aku mempersiapkan diri untuk kuliah pascasarjana bahkan sebelum Wanna One debut. Itu adalah rencana awalku. Namun, saat Wanna One debut, aku tidak bisa kuliah karena masa promosi, kemudian menjelang detik-detik terakhir aktivitas Wanna One, aku merasa akhirnya bisa berkomitmen dengan baik. Jadi, aku memutuskan untuk mendaftar (kuliah pascasarjana)”.
Setelah Wanna One bubar, Yoon Jisung mendaftar wajib militer di Korea Selatan pada Mei 2019 dan selesai pada Desember 2020. Ia kemudian memulai babak baru sebagai aktor, melakukan debut dramanya pada tahun 2021 dengan “Let Me Be Your Knight”. Tahun lalu, ia tampil berturut-turut dalam “Living with a Chaebol Only I Can See” dan “Thunder Cloud Rain Storm”. Kedua drama tersebut menampilkan sisi lain Yoon Jisung melalui peran di layar kaca untuk pertama kalinya dalam 4 tahun.
Alih-alih terpaku pada masa lalu atau berfokus pada masa depan, Yoon Jisung menekankan pentingnya rasa syukur di masa kini. “Daripada menengok ke belakang atau mencoba merencanakan masa depan, aku fokus untuk bersyukur atas orang-orang yang ada di sekitarku saat ini dan melakukan yang terbaik untuk mereka,” ucap pelantun “Love Song” tersebut.
Yoon Jisung kemudian melanjutkan, “Ada begitu banyak orang berbakat dan menarik di dunia ini. Di antara mereka, fakta bahwa seseorang memilih untuk mendukungku bukanlah sesuatu yang kuanggap biasa.”
Ia juga membuat perbedaan yang jelas antara rasa syukur dan nostalgia. “Rasa syukur dan kerinduan adalah emosi yang berbeda,” jelas Yoon Jisung. “Aku sangat berterima kasih kepada mereka yang telah menonton dan mendukungku sejak masa Wanna One hingga sekarang, tetapi aku tidak ingin kembali ke masa itu. Dan aku juga tidak merindukannya. Yang terpenting bagiku adalah nilai dari masa kini, melakukan yang terbaik di tempatku berada sekarang.”
Secara langsung, Yoon Jisung tampak bijaksana dan humoris. Ia menjawab setiap pertanyaan dengan tulus, secara alami menyelipkan kecerdasannya yang khas. Sepanjang wawancara, percakapan mengalir dengan nyaman, menciptakan suasana mirip dengan siaran radio yang santai.
Ketika ditanya mengapa ia percaya popularitasnya mungkin akan memudar setelah Wanna One bubar, Yoon Jisung terdiam sejenak sebelum tersenyum. “Aku tidak tahu, rasanya memang akan seperti itu. Itu naluriah.” Ia mengaku dengan jujur.
Yoon Jisung Wanna One
- Instagram/_yoonj1sung_
“Aku pikir anggota lain akan baik-baik saja dan mereka memang hebat sekarang. Tentu hal itu membuatku bangga. Tapi entah kenapa, aku tidak berpikir aku akan sama seperti mereka. Namun, berkat para penggemar, aku bisa terus bekerja keras dan menjalani hidup seperti sekarang ini,” pungkasnya dengan senyuman hangat.