Exynos 2700 Siap Diproduksi Massal, Samsung Bersiap Kurangi Ketergantungan pada Snapdragon
- youtube
Dampak Finansial untuk Bisnis Non-Memori Samsung
Kiwoom Securities memperkirakan bahwa divisi non-memori Samsung, termasuk bisnis prosesor, akan mencatat pertumbuhan pendapatan 21% secara tahunan, mencapai 36,4 triliun won (sekitar US$24,8 miliar) pada tahun depan. Laba operasional divisi ini juga diproyeksikan mencapai 1,8 triliun won (sekitar US$1,22 miliar).
Angka tersebut memperkuat pandangan bahwa Exynos 2700 bukan sekadar proyek teknologi, melainkan bagian penting dari upaya Samsung menjadikan bisnis prosesor selulernya lebih berkelanjutan dan menguntungkan.
Target Jangka Panjang: Kurangi Dominasi Snapdragon
Secara strategis, Samsung menargetkan untuk mengurangi ketergantungan pada chip Snapdragon dari Qualcomm, terutama di segmen flagship. Dengan memperluas penggunaan Exynos di ponsel kelas atas mendatang, Samsung berharap dapat mengendalikan biaya, meningkatkan integrasi perangkat keras dan perangkat lunak, serta memperkuat ekosistem internalnya.
Jika Exynos 2700 mampu memenuhi ekspektasi performa dan efisiensi, chip ini berpotensi menjadi titik balik kebangkitan Exynos di pasar smartphone premium global.