Samsung Galaxy A57 Lolos TENAA, Spesifikasi Lengkap Terungkap Jelang Peluncuran
- Youtube
Olret – Samsung semakin dekat memperkenalkan ponsel kelas menengah terbarunya, Galaxy A57. Setelah lebih dulu menerima persetujuan dari otoritas sertifikasi 3C di Tiongkok pada November 2025, perangkat dengan nomor model SM-A5760 kini kembali muncul dalam basis data TENAA. Sertifikasi terbaru ini mengungkap hampir seluruh spesifikasi utama Galaxy A57, memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai arah pengembangan seri Galaxy A generasi berikutnya.
Berdasarkan dokumen TENAA, Samsung Galaxy A57 hadir dengan dimensi 161,5 x 76,8 x 6,9 mm dan bobot 182 gram. Dengan ketebalan tersebut, perangkat ini tercatat sebagai salah satu smartphone paling ramping di segmen menengah. Samsung membekalinya dengan layar berukuran 6,6 inci beresolusi Full HD+ 1080 x 2340 piksel. Meski TENAA tidak secara eksplisit menyebut jenis panel, dukungan 16 juta warna mengindikasikan penggunaan layar AMOLED. Panel ini juga telah terintegrasi dengan sensor sidik jari di dalam layar, mengikuti bahasa desain terbaru seri Galaxy A.
Untuk performa, Galaxy A57 ditenagai chipset octa-core dengan konfigurasi CPU tri-cluster yang memiliki kecepatan hingga 2,9GHz, 2,6GHz, dan 1,95GHz. Walau nama prosesor tidak dicantumkan dalam daftar TENAA, perangkat ini sebelumnya terdeteksi di Geekbench dengan konfigurasi identik. Temuan tersebut mengarah kuat pada penggunaan chipset Exynos 1680 generasi terbaru, yang diperkirakan menjadi tulang punggung Galaxy A57.
Dalam hal memori, Galaxy A57 tercantum hadir dalam opsi 8GB RAM dengan penyimpanan 256GB serta varian lebih tinggi 12GB RAM dengan penyimpanan internal 256GB. Dari sisi perangkat lunak, ponsel ini diperkirakan langsung menjalankan Android 16 dengan antarmuka One UI 8. Mengingat Samsung telah menjanjikan hingga enam pembaruan Android utama dan enam tahun pembaruan keamanan untuk Galaxy A56, Galaxy A57 diyakini akan memperoleh dukungan jangka panjang yang setara.
TENAA juga mengonfirmasi kapasitas baterai sebesar 4.905mAh, yang kemungkinan akan dipasarkan sebagai baterai 5.000mAh. Informasi ini sejalan dengan sertifikasi 3C sebelumnya serta daftar TUV yang mengungkap dukungan pengisian cepat 45W, menjadikan Galaxy A57 sebagai salah satu ponsel seri A dengan pengisian daya tercepat.
Di sektor fotografi, Galaxy A57 tercatat mengusung kamera depan 12 megapiksel. Sementara konfigurasi kamera belakang terdiri dari sensor utama 50 megapiksel, kamera ultra-wide 12 megapiksel, serta lensa makro 5 megapiksel. Laporan terpisah menyebut bahwa kamera utama kemungkinan menggunakan sensor Sony IMX906, yang dikenal mampu menghasilkan kualitas foto lebih stabil terutama dalam kondisi cahaya rendah.
Dari sisi jadwal, Samsung diperkirakan akan meluncurkan seri flagship Galaxy S26 pada akhir Februari. Dengan demikian, Galaxy A57 kemungkinan besar akan diperkenalkan lebih dulu, bersama Galaxy A37, beberapa minggu sebelum pengumuman flagship terbaru Samsung tersebut.
Dengan spesifikasi yang kini hampir sepenuhnya terungkap melalui sertifikasi resmi, Galaxy A57 tampaknya disiapkan sebagai penerus kuat di lini menengah Samsung, menggabungkan desain ramping, performa Exynos terbaru, kamera beresolusi tinggi, serta dukungan perangkat lunak jangka panjang yang menjadi ciri khas ekosistem Galaxy.