Iran Sebut AS dan Israel Serang Fasilitas Nuklir dan Sektor Industri

Asap mengepul dari lokasi yang terkena serangan udara di Teheran
Sumber :
  • AFP

OlretIran menyatakan serangan udara AS-Israel menargetkan fasilitas nuklir dan pabrik baja, mengancam akan memberikan respons yang setara terhadap kepentingan Tel Aviv dan Washington.

Mengapa Selat Hormuz Mudah Ditutup Tetapi Sulit Dibuka?

Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) mengatakan bahwa fasilitas pengayaan uranium di kota Ardakan di provinsi Yazd tengah menjadi sasaran serangan AS-Israel pada 27 Maret.

"Penilaian awal menunjukkan bahwa tidak ada bahan radioaktif yang bocor dari pabrik tersebut. Warga di daerah sekitarnya tidak perlu khawatir," kata organisasi tersebut.

Houthi Mengaku "Sudah Tekan Pelatuk", Siapa yang Jadi Sasarannya?

Pengayaan uranium dilakukan dengan menggunakan asam untuk memisahkan uranium dari bijih. Bahan ini kemudian diproses lebih lanjut dan diperkaya untuk meningkatkan kemurniannya untuk aplikasi sipil dan militer.

Fars News, mengutip Hassan Ghamari, seorang pejabat di provinsi Markazi, Iran tengah, melaporkan pada hari yang sama bahwa AS dan Israel juga menyerang kompleks produksi air berat Khondab di provinsi tersebut. Insiden tersebut tidak menyebabkan korban jiwa atau kebocoran radiasi di daerah tersebut.

Iran Kerahkan 1 Juta Pasukan untuk Lawan AS

Militer Israel mengkonfirmasi telah membom fasilitas air berat Arak (nama lama Khondab) setelah mendeteksi upaya Teheran untuk membangunnya kembali.

Reaktor air berat mampu menghasilkan plutonium, unsur yang dapat diperkaya serupa dengan uranium dan digunakan dalam inti bom atom. Iran sebelumnya telah mengumumkan pembangunan reaktor air berat Khondab untuk tujuan penelitian dan bermaksud untuk mengoperasikannya tahun ini. Namun, fasilitas tersebut dibom oleh AS dan Israel selama konflik 12 hari pada Juni 2025.

Media Iran juga menuduh AS dan Israel menyerang pabrik baja Khuzestan dan Mobarakeh, yang masing-masing terletak di bagian barat daya dan tengah negara itu. Baja merupakan bahan baku yang sangat penting secara strategis untuk produksi industri dan militer, termasuk pembuatan rudal dan kapal.

Kantor berita Fars mengatakan target serangan termasuk stasiun transformator dan jalur produksi baja paduan di pabrik Mobarakeh, serta gudang di pabrik Khuzestan. Kantor berita Tasnim melaporkan bahwa serangan terhadap pabrik Mobarakeh menyebabkan setidaknya satu orang tewas dan dua orang terluka.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan akan membalas dengan menargetkan perusahaan-perusahaan industri yang terkait dengan AS dan Israel di wilayah tersebut. IRGC mendesak karyawan fasilitas-fasilitas tersebut untuk meninggalkan tempat kerja mereka dan penduduk dalam radius satu kilometer untuk mengungsi hingga serangan berakhir.

Menteri Pertahanan Israel, Katz, sebelumnya menyatakan bahwa Israel akan mengintensifkan serangan udaranya terhadap Iran, memperingatkan bahwa Teheran akan membayar mahal jika terus meluncurkan rudal balistik.

"Militer Israel akan meningkatkan intensitas serangannya dan memperluas targetnya untuk mencakup industri-industri yang membantu Iran mengembangkan dan menggunakan senjata yang ditujukan kepada warga sipil Israel. Mereka akan membayar mahal, harga yang semakin mahal," katanya.

Sumber artikel :

  • AFP, Times of Israel
  • https://vnexpress.net/iran-cao-buoc-my-israel-tan-cong-co-so-hat-nhan-nha-may-thep-5055734.html