Penjelasan Teks Ekspalansi Lengkap Dengan Contoh
- U-Repot
Sebelum tanggal dan tahun tersebut, Bandung merupakan sebuah wilayah kekuasaan Pajajaran. Atau lebih tepatnya pada abad ke 15, Bandung merupakan sebuah kawasan yang berada dalam kepemimpinan atau kekuasaan Pajajaran. Pada masa itu masih belum terbentuk yang namanya kabupaten.
Sebelum terbentuk bentuk bernama kabupaten, tatar priangan hanya terdiri dari beberapa keprabuan. Untuk keprabuan sendiri merupakan istilah yang diambil dari kata prabu yang bermakna leluhur. Namun juga bisa bermakna raja muda.
Pada tahun sebelumnya terbentuknya kabupaten atau lebih tepatnya pada tahun 1575 daerah Pajajaran dikuasai oleh pemerintahan Islam. Sedang mulai pada tahun 1621 hingga 1667 mulai dikuasai oleh pemerintahan Mataram. Baru kemudian dilanjutkan oleh pemerintahan Belanda hingga nama keprabuan berubah menjadi kabupaten.
Oleh tumenggung wiraangunangun diangkatlah sultan agung menjadi bupati kota Bandung setelah menerima piagam itu. Pengangkatan tersebut terjadi saat pusat pemerintahannya terletak di Krapyak atau Bojongasih. Yakni pusat yang berada di tepian sungai Cikapundung.
Setelah itu, nama Krapyak berubah nama menjadi Citeureup bahkan masih ada hingga saat ini. Pada tahun 1794 hingga tahun 1829, pada masa bupati Wiranatakusumah II ibukota dipindahkan. Dipindahkan ke pinggiran sungai Cikapundung atau alun-alun saat ini.
Pemindahan pusat ke pemerintahan tersebut merupakan perintah dari Daendels atau gubernur jendral Hindia Belanda. Waktu itu mas galak atau Daendels sedang membangun sebuah jalan dari Anyer ke Panarukan. Bahkan jalan tersebut hingga saat ini masih ada.
2. Terjadinya Banjir
Poin Kedua mengenai contoh teks eksplanasi kali ini adalah tentang banjir. Banjir sendiri merupakan suatu fenomena atau bencana yang sudah sering kali terjadi. Biasanya fenomena tersebut adalah akibat dari terjadinya curah hujan tinggi dan memiliki durasi yang lama disekitar sungai.
Banjir bisa disebabkan karena kejadian alami seperti karena terjadi erosi atau sedimentasi. Curah hujan yang tinggi seperti dikatakan sebelumnya juga menjadi penyebab alami. Selain itu, terjadinya banjir juga bisa disebabkan oleh geografis sungai.
Namun selain dikarenakan penyebab alami yang telah disebutkan, banjir juga bisa disebabkan karena ulah manusia sendiri. Seperti salah satunya adalah karena tata guna lahan dan paling sering adalah dikarenakan pembuangan sampah. Padatnya penduduk di sepanjang sungai juga bisa berpotensi banjir.