Arteta Tak Kuasa Bendung Kekecewaan Setelah Arsenal Kehilangan Poin Penting
- twitter (x)
Olret – Mikel Arteta tak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat Arsenal kalah dari Manchester City di final Piala Carabao, mengakhiri mimpi meraih quadruple dan memaksa The Gunners menghadapi kenyataan pahit.
Pada dini hari tanggal 23 Maret, manajer Mikel Arteta tak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat Arsenal kalah 0-2 dari Manchester City di final Piala Carabao di Stadion Wembley, secara resmi mengakhiri ambisi mereka untuk memenangkan quadruple musim ini.
Pertandingan di London tersebut mengalami titik balik di babak kedua, ketika Nico O'Reilly mencetak dua gol untuk membantu Man City merebut gelar juara. Yang perlu diperhatikan, gol pembuka berasal dari kesalahan kiper Kepa Arrizabalaga, yang dipercaya Arteta sebagai kiper utama dalam kompetisi ini.
Arsenal vs Man City
- 24h.com.vn
Setelah pertandingan, ahli strategi asal Spanyol itu mengakui:
“Saya sangat sedih, ini kekalahan yang sulit diterima. Kami memahami betapa berartinya gelar ini bagi para penggemar.”
Meskipun Kepa melakukan kesalahan langsung yang menyebabkan gol tersebut, Arteta membela keputusannya untuk tetap menggunakan kiper tersebut:
“Saya memahami kontroversi ini, tetapi saya harus melakukan apa yang menurut saya benar. Dia bermain sepanjang turnamen dan akan tidak adil jika tidak terus mempercayainya. Kesalahan adalah bagian dari sepak bola, dan sayangnya itu terjadi pada momen krusial.”
Kekalahan ini juga mengakhiri mimpi Arsenal untuk memenangkan empat trofi, karena mereka masih memiliki kesempatan untuk berkompetisi di Liga Primer, Piala FA, dan Liga Champions. Ini juga merupakan kali pertama The Gunners mencapai final Piala Liga sejak musim 2017/18, ketika mereka juga kalah dari Manchester City.
Namun, Arteta menekankan bahwa tim perlu mengubah rasa sakit menjadi motivasi:
Arsenal Segel Tiket Perempat Final Piala FA
- arsenal
“Kita harus melihat semuanya dari sudut pandang yang benar. Seluruh tim akan mengubah ini menjadi motivasi, menggunakannya sebagai api semangat. Kita harus mengatasi kekecewaan, karena itu bagian dari sepak bola.”
Ia juga menunjukkan bahwa 25 menit pertama babak kedua adalah saat Arsenal kehilangan kendali permainan: “Seharusnya kami bisa bermain lebih baik. Tetapi kami juga perlu menunjukkan rasa hormat kepada lawan. Tentu saja, masih banyak hal yang perlu kami perbaiki.”
Selain itu, Arteta mengkonfirmasi bahwa Eberechi Eze tidak akan dapat bergabung dengan skuad Inggris karena cedera betis dan perlu pemeriksaan lebih lanjut.
Meskipun kalah di Wembley, Arsenal masih memiliki peluang di kompetisi yang tersisa, dan menurut Arteta, bagaimana tim bereaksi setelah kemunduran ini akan menjadi hal terpenting untuk sisa musim ini.