Cedera Dorgu, Rencana Carrick Berantakan: Akankah Man United Ledakkan Bursa Transfer dalam 48 Jam?
- Football Italia
Olret – Berita Transfer Manchester United: Manchester United berada dalam dilema menjelang penutupan jendela transfer musim dingin 2026. Cedera serius Patrick Dorgu telah memaksa INEOS dan manajemen Setan Merah untuk segera mengubah rencana transfer mereka.
Menurut informasi eksklusif dari The Daily Mail, Patrick Dorgu, bintang muda Denmark yang sedang naik daun, mengalami masalah hamstring serius dan diperkirakan akan absen setidaknya selama 10 minggu.
Ini adalah berita buruk bagi manajer sementara Michael Carrick, yang menganggap keserbagunaan, kecepatan, dan teknik mantan pemain Lecce itu sebagai kunci untuk menyeimbangkan sistem taktik di Old Trafford.
Absennya Dorgu yang berkepanjangan telah membuat sisi kiri Manchester United lebih rentan dari sebelumnya. Saat ini, Luke Shaw adalah satu-satunya bek kiri sejati yang tersedia untuk bermain.
Namun, riwayat cedera Shaw yang panjang menjadi penyebab kekhawatiran di kalangan penggemar. Sementara itu, pilihan seperti Diogo Dalot atau Noussair Mazraoui hanyalah solusi sementara yang tidak memanfaatkan kekuatan alami mereka.
Di level junior, Diego Leon masih kurang berpengalaman untuk menghadapi atmosfer keras Liga Premier. Sebaliknya, Tyrell Malacia tampaknya telah dikesampingkan dari rencana jangka panjang tim setelah absen cukup lama.
Mengingat posisi bek kiri bisa sangat merugikan Manchester United selama periode paling krusial musim ini, INEOS Group terpaksa membuka dompetnya untuk target cadangan.
Alih-alih memfokuskan semua upaya pada posisi gelandang tengah, Setan Merah mempertimbangkan alternatif yang menjanjikan untuk Dorgu: Antonee Robinson (Fulham) - salah satu bek kiri paling konsisten di Liga Premier saat ini, memiliki kecepatan luar biasa yang sesuai dengan gaya bermain Carrick.
Realita pahit cedera memaksa Man Utd untuk mengambil langkah yang lebih berani dan tegas. Michael Carrick membutuhkan penguatan berkualitas segera jika dia tidak ingin skuadnya hancur sebelum pertandingan-pertandingan besar.