Dinh Bac Tak Percaya Ia Memenangkan Sepatu Emas di Piala Asia U23
- https://thethao247.vn
Olret – Gelar pencetak gol terbanyak di Piala Asia U23 diraih dengan cara yang paling tak terduga, dan reaksi emosional Dinh Bac menunjukkan bahwa ia sendiri pun tak percaya telah mencetak sejarah.
Setelah Konfederasi Sepak Bola Asia mengumumkan hasil akhir penghargaan pencetak gol terbanyak Kejuaraan Asia U23 2026, Nguyen Dinh Bac dengan cepat membagikan statistik tersebut di media sosial pribadinya.
Striker yang mengenakan jersey nomor 7 untuk timnas U23 Vietnam itu langsung berseru: "Ya Tuhan!" Reaksi ini langsung menarik perhatian, karena secara akurat mencerminkan emosi spontan, takjub namun bahagia dari seorang pemain muda yang untuk pertama kalinya berada di puncak benua dalam kategori individu.
Gelar ini ditentukan oleh AFC berdasarkan kriteria yang sangat jelas. Pertama, jumlah gol yang dicetak, kemudian jumlah assist, dan jika masih seri, jumlah menit bermain.
Pada turnamen tahun ini, Dinh Bac dan Ryunosuke Sato dari tim U23 Jepang sama-sama mencetak 4 gol dan 2 assist. Namun, Dinh Bac hanya bermain selama 361 menit, 85 menit lebih sedikit dari lawannya, sehingga menempati peringkat lebih tinggi dan secara resmi memenangkan gelar Pencetak Gol Terbanyak Kejuaraan Asia U23 AFC 2026.
Faktor "menit yang lebih sedikit" ini membuat banyak orang percaya bahwa Dinh Bac sendiri tidak mengantisipasi kemenangan hingga menit terakhir.
Kejutan ini menjadi lebih mudah dipahami jika melihat kembali perjalanan striker kelahiran 2004 ini di turnamen tersebut, di mana ia secara konsisten mencetak gol dan memberikan assist di momen-momen krusial, tetapi selalu mengutamakan tim.
Dari babak penyisihan grup hingga babak gugur, Dinh Bac mempertahankan performa yang konsisten, berkontribusi pada total 6 gol untuk tim U23 Vietnam.
Bukan tipe pemain yang langsung bersinar dengan banyak penampilan, ia membuat perbedaan melalui efisiensi dan ketepatan. "Sedikit menit bermain, tetapi banyak momen yang berdampak" begitulah netizen menggambarkan perjalanan Dinh Bac di turnamen tersebut.
Reaksi Dinh Bac bukan hanya berupa kekaguman yang menggembirakan, tetapi juga menunjukkan rasa tak percaya bahwa usahanya yang sederhana telah membuahkan hasil berupa pencapaian bersejarah.