Ketakutan Luar Biasa Media Korea: "Kalah dari Vietnam Adalah Kiamat Kecil Bagi Kami!

U 23 Korea Selatan
Sumber :
  • thethao247.vn

OlretMedia Korea meyakini bahwa kekalahan dari Vietnam U23 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Asia U23 AFC 2026 akan menjadi kejutan besar, mengancam kehormatan tim dan masa depan pelatih Lee Min-sung.

Bahkan Tanpa Ronaldo, Al Nassr Melanjutkan Rentetan Kemenangannya

Menjelang pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Asia U23 AFC 2026, surat kabar Korea secara bulat menyatakan keprihatinan tentang skenario kekalahan Korea Selatan U23 dari Vietnam U23.

Nate News secara terang-terangan menyatakan: "Kalah dari Vietnam akan menjadi bencana yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan harga diri terakhir pelatih Lee Min-sung akan terancam."

MU Melepas 12 Pemain di Transfer Musim Dingin?

Menurut media Korea Selatan, ini bukan sekadar pertandingan formalitas, tetapi sebuah kompetisi yang berkaitan langsung dengan kehormatan tim muda Korea Selatan.

Tim U23 Korea Selatan memasuki pertandingan final turnamen di bawah tekanan yang sangat besar. Setelah babak penyisihan grup yang sulit dengan catatan 1 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 1 kekalahan, mereka baru benar-benar bersinar ketika mengalahkan Australia di perempat final.

Mencari Pewaris Takhta: 3 Pelatih Masuk Daftar Pendek City untuk Gantikan Guardiola

Namun, kekalahan 0-1 dari Jepang U23 di semifinal menghancurkan ambisi mereka untuk meraih gelar juara. Nate News menekankan:

"Tidak mampu memenangkan gelar setelah enam tahun sudah merupakan pukulan besar, tetapi jika mereka juga kalah dari Vietnam, hilangnya kehormatan akan tak tergantikan."

Media Korea juga menganalisis secara mendalam signifikansi pertandingan perebutan tempat ketiga. Meskipun tidak memengaruhi kualifikasi Olimpiade, hasil turnamen ini secara langsung berdampak pada penentuan unggulan untuk Kejuaraan Asia U23 2028.

Oleh karena itu, Nate News menulis: "Tempat ketiga adalah satu-satunya sumber kebanggaan yang tersisa, dan Korea Selatan harus mempertahankannya."

Tekanan itu semakin berat dirasakan oleh pelatih Lee Min-sung dalam pertandingan yang dianggap sebagai pertandingan perpisahannya di turnamen tersebut.

Sebaliknya, tim U23 Korea Selatan dianggap lebih unggul dalam hal kebugaran fisik, kedalaman skuad, dan sejarah pertemuan langsung. Mereka belum pernah kalah dari tim U23 Vietnam selama hampir 20 tahun.

Namun, media Korea mengakui bahwa performa tim baru-baru ini belum sepenuhnya meyakinkan. Nate News menunjukkan: "Sistem taktiknya tidak jelas, serangannya kurang tajam, dan pertahanannya menunjukkan banyak kelemahan sepanjang turnamen."

Sementara itu, tim U23 Vietnam memasuki pertandingan perebutan tempat ketiga dengan mentalitas yang sama sekali berbeda. Setelah kekalahan 0-3 di semifinal, tim asuhan pelatih Kim Sang-sik tidak lagi tertekan untuk meraih hasil.

Mentalitas santai dan semangat juang mereka telah menjadi ciri khas mereka, membuat lawan-lawan mereka waspada. Nate News mengakui: "Vietnam sedang mengalami peningkatan performa yang luar biasa, dan mereka bukanlah lawan yang mudah dikalahkan."

Media Korea menyimpulkan bahwa jika skenario terburuk terjadi, rekor tak terkalahkan melawan Vietnam U23 akan berakhir, yang akan berdampak signifikan pada citra sepak bola usia muda Korea Selatan.

"Kemenangan melawan Vietnam sangat penting untuk menghindari bencana dan mempertahankan kehormatan terakhir kita," tegas Nate News, menyoroti tingkat ketegangan yang melingkupi tim U23 Korea Selatan sebelum pertandingan.