Media Tiongkok Menyoroti Kelemahan Tim U23 Vietnam Menjelang Semifinal
- thethao247.vn
Olret – Media Tiongkok secara tak terduga menyoroti kelemahan mencolok tim U23 Vietnam menjelang semifinal Piala Asia U23 AFC 2026, membuat pertandingan mendatang semakin tegang dan menarik.
Pada malam tanggal 17 Januari, tim U23 Tiongkok mengamankan tempat mereka di semifinal setelah kemenangan mendebarkan 4-2 atas Uzbekistan U23 dalam adu penalti. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 0-0 setelah 120 menit pertandingan yang intens.
Perwakilan Asia Timur harus bertahan dengan intens hampir sepanjang waktu, menahan tekanan konstan dan mengeluarkan energi yang cukup besar untuk menjaga gawang tetap bersih.
Sementara itu, tim U23 Vietnam menyelesaikan pertandingan perempat final melawan tim U23 UEA pada tanggal 16 Januari. Fakta bahwa kedua tim akan saling berhadapan di semifinal telah menarik perhatian khusus dari media Tiongkok.
Menurut Sina, meskipun mengakui bahwa tim U23 Vietnam dalam kondisi yang lebih baik, tim berbaju merah tersebut masih memiliki keterbatasan yang jelas, terutama dalam kemampuan duel udara.
Surat kabar ini mengutip statistik yang menunjukkan bahwa tinggi rata-rata tim U23 Vietnam hanya sekitar 177,39 cm, sementara tingkat keberhasilan mereka dalam memenangkan duel udara hanya sekitar 43%.
Ini dianggap sebagai kelemahan utama dalam pertahanan, terutama ketika menghadapi tim yang cenderung memainkan bola panjang dan memanfaatkan bola mati. Sina menekankan bahwa dalam pertandingan perempat final melawan tim U23 UEA, gawang kiper Trung Kien dua kali digoyahkan oleh sundulan, menunjukkan kerentanan mereka dalam bertahan melawan bola udara.
Dari situ, media Tiongkok menyarankan bahwa tim U23 Tiongkok dapat sepenuhnya memanfaatkan tendangan sudut, tendangan bebas, dan umpan silang dari kedua sisi lapangan untuk menekan pertahanan U23 Vietnam. Lebih lanjut, Sina juga menilai bahwa kemampuan menyerang melawan pertahanan U23 Vietnam yang rapat tidak sepenuhnya meyakinkan:
"Mereka biasanya lebih efektif ketika bersembunyi dan kurang mengontrol bola dibandingkan lawan mereka," demikian pernyataan surat kabar tersebut.
Namun, Sina juga mengakui bahwa tim U23 Vietnam memiliki keunggulan signifikan. Tim asuhan pelatih Kim Sang Sik memiliki waktu istirahat satu hari lebih lama daripada lawan mereka, memiliki kebugaran fisik yang lebih baik, dan yang terpenting, memiliki moral yang tinggi setelah meraih empat kemenangan beruntun sejak awal turnamen.
Menurut jadwal, pertandingan semifinal antara U23 Vietnam dan U23 China akan berlangsung pada pukul 22:30 WIB tanggal 20 Januari (waktu Vietnam). Dengan performa yang konsisten dan semangat yang percaya diri, tim U23 Vietnam diharapkan dapat terus mencetak prestasi yang mengesankan di Kejuaraan AFC U23 2026.