Sebuah Skenario yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya Dalam Sejarah Premier League
- Aston Villa
Olret – Sebuah skenario yang sangat aneh muncul di sepak bola Inggris, karena West Ham United menghadapi risiko degradasi, yang berpotensi memicu situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Liga Premier.
Perjuangan menghindari degradasi musim ini terbukti sangat berat bagi West Ham. Kekalahan kandang 1-2 melawan Nottingham Forest telah membuat klub London itu semakin terperangkap di zona degradasi.
Kekalahan ini bukan hanya masalah kehilangan tiga poin; ini telah menempatkan West Ham dalam posisi yang sangat rentan, memperlebar jarak ke zona aman menjadi tujuh poin dengan hanya beberapa putaran tersisa.
Chelsea vs Aston Villa
- thethao247.vn
Menurut model prediksi Opta, probabilitas West Ham terdegradasi ke Championship musim depan telah melonjak menjadi 88,76%. Angka ini jelas mencerminkan parahnya krisis di London Stadium, tempat tim tersebut pernah dianggap sebagai wajah yang familiar di Premier League selama bertahun-tahun.
Yang perlu diperhatikan adalah skenario yang akan terjadi jika West Ham terdegradasi. Jika mereka terdegradasi bersama Wolverhampton Wanderers, untuk pertama kalinya dalam 137 tahun, liga utama Inggris tidak akan lagi memiliki klub yang namanya dimulai dengan huruf "W". Ini adalah statistik yang sangat langka, karena huruf "W" hampir selalu ada sepanjang sejarah sepak bola Inggris.
Risiko ini menjadi semakin jelas ketika mempertimbangkan peluang Wolves untuk bertahan di Premier League yang hampir mencapai titik terendah. Opta hanya menilai peluang mereka untuk tetap berada di Premier League sebesar 0,73%, angka yang menunjukkan bahwa mereka sangat dekat dengan degradasi.
Dengan West Ham dan Wolves yang sama-sama kesulitan, skenario "tanpa W" (degradasi tanpa huruf W) bukan lagi sekadar cerita hipotetis.
Wolves
- getty image
Sebaliknya, Championship sedang menyaksikan kebangkitan dari tim-tim yang berpotensi "menyelamatkan" gelar juara Liga Primer. Watford saat ini berada di posisi keenam dan masih memiliki peluang untuk bersaing memperebutkan promosi, meskipun jarak dengan tim-tim papan atas masih cukup besar.
Wrexham menarik perhatian dengan berada di posisi yang cukup dekat, sementara West Bromwich Albion mengalami penurunan signifikan, terpuruk di bagian bawah klasemen.
Di luar aspek profesional, prospek West Ham terdegradasi juga memicu kontroversi seputar stadion kandang mereka, London Stadium. Akhir tahun lalu, mantan pemain Tottenham, Jamie O’Hara, berpendapat bahwa "tidak dapat diterima" bagi tim Championship untuk bermain di Stadion Olimpiade. Menurut O’Hara, stadion tersebut memiliki nilai-nilai simbolis dan tidak cocok untuk kompetisi liga bawah.
Saat Liga Premier memasuki tahap-tahap krusialnya, West Ham tidak hanya berjuang untuk bertahan hidup tetapi juga secara tidak sengaja terjebak di tengah skenario bersejarah.
Jika hal terburuk terjadi, Liga Premier musim depan bisa menyaksikan kekosongan yang belum pernah ada selama lebih dari satu abad, di mana huruf "W" benar-benar menghilang dari peta sepak bola Inggris tingkat atas.