Villarreal Luluh Lantak, Barcelona Kokoh di Puncak Berkat Hat-trick Yamal
- thethao247.vn
Olret – Barcelona mengalahkan Villarreal 4-1 dalam pertandingan yang penuh emosi, di mana Lamine Yamal bersinar dengan hat-trick untuk membantu tim Catalan memperkuat posisi mereka di puncak La Liga.
Tim tuan rumah memulai pertandingan dengan proaktif dan dengan cepat memanfaatkan keunggulan mereka. Pada menit ke-28, Fermín memberikan umpan sempurna kepada Lamine Yamal untuk menyelesaikan dengan akurat ke sudut kiri bawah gawang, membuka skor menjadi 1-0. Kepercayaan diri memungkinkan Barcelona untuk terus memberikan tekanan.
Pada menit ke-37, Yamal terus tampil mengesankan dengan keterampilan individu yang luar biasa sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang, menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Villarreal mencoba membalas dan bahkan berhasil mencetak gol di akhir babak pertama, tetapi gol tersebut dianulir karena offside.
Setelah jeda, tim tamu memperkecil skor pada menit ke-49. Dalam kemelut di depan gawang, Pape Gueye dengan cepat menyelesaikan peluang ke tengah gawang, membangkitkan kembali harapan Villarreal.
Pertandingan memanas dengan serangkaian kartu kuning untuk pemain dari kedua tim dan kedua pelatih.
Namun, titik balik terjadi pada menit ke-69. Yamal menyelesaikan hat-trick-nya ketika ia menerobos pertahanan dan berhadapan langsung dengan kiper, lalu dengan terampil mencetak gol ke sudut kiri gawang, menjadikan skor 3-1. Gol ini hampir menghancurkan moral Villarreal.
Hansi Flick kemudian melakukan pergantian pemain untuk menjaga tempo permainan, sementara Villarreal berusaha mencari gol peny equalizer. Pada menit ke-90+1, Robert Lewandowski memastikan kemenangan 4-1 dengan penyelesaian jarak dekat setelah menerima umpan dari Jules Kounde. VAR dikonsultasikan pada waktu tambahan tetapi tidak mengubah hasilnya.
Kemenangan ini memberi Barcelona 64 poin setelah 26 pertandingan, dengan selisih gol +44, menjaga jarak aman dari Real Madrid. Villarreal tetap berada di posisi ketiga dengan 51 poin.
Penampilan gemilang Yamal, ditambah dengan performa dominan, membantu Barcelona mengirimkan pesan yang jelas dalam perebutan gelar: posisi puncak tetap berada di tangan mereka.