Keluar dari Bayang-bayang Chelsea, Mampukah Fulham Mengembalikan Magis Sterling?
- AMA
Olret – Raheem Sterling pernah diharapkan menjadi pemain kunci Chelsea ketika ia tiba di Stamford Bridge. Namun, di bawah manajer Enzo Maresca, statusnya merosot tajam.
Pada paruh pertama musim 2025/2026, Sterling sepenuhnya dikeluarkan dari semua rencana, tidak bermain satu menit pun dan berlatih terpisah dengan pemain yang akan dijual. Ini jelas menunjukkan penurunan posisinya dan menjadi pertanda masa depan yang suram bagi pemain kelahiran 1994 itu di Chelsea.
Tekanan Usia dan Karier
Pada usia 31 tahun, Sterling tidak punya banyak waktu lagi untuk menyelamatkan puncak kariernya. Dikeluarkan dari susunan pemain inti dan tidak diberi kesempatan bermain memaksanya untuk mempertimbangkan pergi jika ia tidak ingin kariernya meredup.
Ini adalah momen krusial, yang mengharuskan Sterling untuk membuat keputusan tegas untuk menemukan klub baru yang lebih sesuai dengan kemampuan dan ambisi pribadinya.
Fulham – Peluang atau Tantangan?
MU vs Fulham
- getty image
Fulham muncul sebagai tujuan potensial, siap menyelamatkan Sterling dari kesulitan yang dihadapinya saat ini. Namun, gajinya yang sangat besar, £325.000 per minggu, merupakan hambatan utama yang membuat kesepakatan menjadi rumit.
Chelsea dilaporkan bersedia membantu menanggung sebagian besar gaji Sterling untuk melepasnya, menunjukkan tekad The Blues untuk merampingkan skuad mereka dan mengurangi kerugian.
Peluang Sukses
Meskipun Fulham serius mempertimbangkan kesepakatan tersebut, Sterling belum menjadi prioritas utama bagi tim Craven Cottage. Fokus mereka saat ini adalah pada Ricardo Pepi dari PSV Eindhoven.
Hanya jika kesepakatan ini gagal, Fulham akan benar-benar mengintensifkan negosiasi dengan Chelsea untuk Sterling. Hal ini membuat masa depan Sterling tidak pasti, bergantung pada banyak variabel di bursa transfer.