Hasil Imbang Chelsea Melawan Bournemouth Membuat Mereka Berisiko Terlempar dari Posisi 5 Besar Liga Premier

Chelsea
Sumber :
  • https://thethao247.vn

Olret – Hasil imbang 2-2 melawan Bournemouth tidak hanya merugikan Chelsea dua poin di kandang, tetapi juga menempatkan The Blues dalam risiko terlempar dari lima besar Liga Premier setelah putaran pertandingan ini.

Kiamat Kecil di Stamford Bridge: Gelandang Andalan Maresca Absen Lawan Man City!

Chelsea memasuki pertandingan melawan Bournemouth di bawah tekanan untuk menang demi mempertahankan posisi mereka di grup teratas klasemen liga. Sebelum putaran ini, tim asuhan Enzo Maresca berada di posisi kelima dengan 30 poin setelah 19 pertandingan, tetapi selisih poin dengan tim-tim pesaing sangat tipis.

Dengan para pesaing langsung yang semuanya memiliki peluang untuk meraih poin, kesalahan sekecil apa pun dapat menyebabkan Chelsea turun peringkat.

Dipermalukan Arsenal, Mental Aston Villa Runtuh hingga Picu Kemarahan Besar

Realita di lapangan menunjukkan bahwa Chelsea memulai pertandingan dengan buruk. Pada menit ke-6, Bournemouth secara tak terduga membuka skor ketika David Brooks memanfaatkan bola rebound di kotak penalti dan memasukkan bola ke gawang.

Gol tersebut awalnya ditinjau oleh VAR untuk waktu yang cukup lama karena dugaan handball, tetapi akhirnya disahkan, membuat tim tuan rumah tertinggal sejak awal pertandingan.

Martinez Buka Suara: Mengapa Dominasi MU Gagal Membuahkan Kemenangan Atas Wolves?

Chelsea dengan cepat meningkatkan tekanan. Pada menit ke-13, setelah terjadi benturan di area penalti, wasit Samuel Barrott berkonsultasi dengan VAR dan memberikan penalti kepada tim tuan rumah.

Cole Palmer mengambil penalti pada menit ke-15, dan meskipun kiper Djordje Petrovic berhasil menepis bola, ia tidak mampu menghentikannya, sehingga skor menjadi imbang 1-1.

Pada menit ke-23, Enzo Fernandez membawa Chelsea unggul 2-1 dengan penyelesaian tajam di dalam area penalti setelah menerima umpan dari Alejandro Garnacho.

Namun, masalah yang sudah biasa dihadapi Chelsea musim ini kembali terungkap: pertahanan mereka yang rapuh. Hanya empat menit setelah unggul, Justin Kluivert memanfaatkan bola rebound dan melepaskan tembakan rendah, menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di babak pertama. Babak pertama berakhir dengan permainan terbuka, tetapi juga mengungkap kerapuhan pertahanan tim tuan rumah.

Di babak kedua, Chelsea lebih mengontrol penguasaan bola dan sering melakukan pergantian pemain untuk mencari gol penentu.

Reece James, Joao Pedro, dan Jamie Gittens secara berturut-turut dimasukkan, menunjukkan tekad Enzo Maresca untuk mengamankan tiga poin penuh. Peluang muncul untuk Estêvão dan Enzo Fernandez, tetapi tembakan yang kurang akurat dan penampilan gemilang kiper Bournemouth mencegah gawang tim tamu kebobolan.

Bournemouth juga tidak sepenuhnya kalah. Pada menit ke-90+1, Enes Unal memiliki kesempatan untuk memastikan kemenangan dengan tembakan di dalam kotak penalti, tetapi bola melayang sedikit di atas mistar gawang.

Setelah enam menit waktu tambahan, wasit meniup peluit akhir, mengakhiri pertandingan dengan hasil imbang 2-2 yang mengecewakan bagi Chelsea.

Hasil ini membuat Chelsea hanya mengumpulkan satu poin dan berisiko besar disalip oleh tim-tim di belakang mereka, berpotensi terlempar dari lima besar setelah putaran pertandingan ini.

Dengan Arsenal, Manchester City, dan Liverpool yang semuanya mempertahankan performa konsisten di klasemen, kehilangan poin melawan Bournemouth bukan hanya kesalahan yang disesalkan tetapi juga dapat merugikan Chelsea dalam perebutan tempat di Liga Champions musim depan.