Bintang Muda Manchester United Secara Terbuka "Menantang" Ruben Amorim
- thethao247.vn
Olret – Manchester United sedang mengalami masa-masa sulit, tidak hanya di lapangan tetapi juga secara internal, karena pernyataan terbaru dari manajer Ruben Amorim tentang pemain akademi telah memicu reaksi negatif.
Dua nama yang paling menonjol adalah Harry Amass dan Chido Obi, talenta muda yang diberi debut tim utama oleh Amorim sendiri.
Insiden itu bermula dari konferensi pers sebelum pertandingan melawan Bournemouth, ketika Amorim ditanya mengapa Kobbie Mainoo tidak diberi lebih banyak waktu bermain di Liga Premier musim ini.
Alih-alih fokus pada Mainoo secara pribadi, manajer asal Portugal itu memperluas masalah tersebut ke kualitas keseluruhan akademi Manchester United. Dia menyarankan bahwa beberapa pemain muda belum mencapai standar yang diharapkan, dan bahkan secara khusus menyebut nama Amass dan Obi, yang mengejutkan publik.
Meskipun Manchester United kemudian mencoba menjelaskan bahwa komentar Amorim sebagian besar terkait dengan keadaan klub tempat pemain muda itu dipinjamkan, reaksi sang pemain menunjukkan ketidakpuasannya.
Harry Amass mengunggah foto dirinya menerima penghargaan Pemain Terbaik Bulan Ini dari Sheffield Wednesday di akun Instagram pribadinya, sebagai cara untuk menegaskan kemampuannya. Yang perlu diperhatikan, unggahan ini dengan cepat dihapus hanya dalam beberapa menit.
Chido Obi juga mengambil tindakan serupa. Striker berusia 18 tahun itu mengunggah foto sedang merayakan gol dengan mengenakan seragam Manchester United U21, sebuah respons yang diyakini sebagai sindiran langsung terhadap komentar bahwa ia tidak secara rutin menjadi starter.
Penghapusan sementara informasi terkait Manchester United dari halaman pribadi Obi semakin memicu spekulasi bahwa keretakan sedang terbentuk antara pemain muda tersebut dan pelatih kepala.
Faktanya, Obi saat ini menjadi pencetak gol terbanyak bersama untuk tim U21 Manchester United musim ini, sementara Amass telah empat kali menjadi starter di Premier League dari tujuh penampilan untuk tim utama.
Keduanya dianggap sebagai talenta menjanjikan dari akademi Carrington. Oleh karena itu, penilaian publik Amorim terhadap akademi tersebut membingungkan banyak orang di dalam tim muda.
Sejak mengambil alih MU, Amorim menunjukkan sedikit minat untuk menggunakan pemain muda. Selain Amass, Obi, dan Tyler Fredricson, sangat sedikit produk akademi yang diberi kesempatan bermain. Nama-nama seperti Shea Lacey dan Jack Fletcher sering dimasukkan dalam daftar skuad tetapi belum pernah sekalipun bermain.
Kobbie Mainoo adalah kasus yang paling kontroversial. Meskipun pernah diharapkan menjadi pemain kunci di masa depan, gelandang berusia 20 tahun ini belum pernah menjadi starter di Premier League musim ini.
Penolakannya terhadap tawaran pinjaman musim panas semakin memicu kekhawatiran di antara legenda Manchester United seperti Rio Ferdinand, Paul Scholes, dan Nicky Butt tentang strategi pengembangan pemain muda klub tersebut.
Di tengah perjuangan Manchester United yang berkelanjutan untuk menemukan kembali identitasnya, isu tentang bagaimana pemain muda diperlakukan menjadi topik hangat, menimbulkan pertanyaan serius tentang masa depan akademi yang dulunya merupakan kebanggaan Old Trafford.