Salah Memberontak, Menuntut untuk Meninggalkan Liverpool: Semua Karena Pemain Baru yang Direkrut?
- https://thethao247.vn
Olret – Keretakan hubungan Salah dengan Liverpool telah mengguncang sepak bola Inggris, dengan semakin banyak informasi di balik layar yang secara bertahap terungkap dari waktu ke waktu.
Menurut BILD, Florian Wirtz diyakini sebagai faktor yang memicu kemarahan Mohamed Salah, yang menyebabkan krisis terbesar di ruang ganti Liverpool musim ini. Status Wirtz yang dianggap sebagai "masa depan tim" memicu ketidakpuasan Salah, yang membuatnya secara terbuka mengkritik Liverpool dan manajer Arne Slot setelah hasil imbang 3-3 melawan Leeds United.
Salah menuduh klub menjadikannya "kambing hitam" selama musim di mana Liverpool terseok-seok dalam perebutan gelar Liga Premier, dan juga menyatakan bahwa hubungannya dengan Slot "tidak lagi ada." Bintang Mesir itu kemudian dicoret dari skuad untuk kemenangan 1-0 melawan Inter Milan di Liga Champions sebagai bentuk tindakan disiplin.
BILD melaporkan bahwa Salah tidak senang karena dicadangkan dalam tiga pertandingan terakhir, sementara Wirtz selalu menjadi starter.
Liverpool sudah lama memahami bahwa Salah adalah pemain dengan "ego terbesar di tim," tetapi hal ini diterima karena kontribusinya yang sangat besar. Namun, sumber tersebut menekankan bahwa jika performa mencetak gol Salah menurun, dukungan untuknya juga akan hilang.
Yang patut diperhatikan adalah kebungkaman Salah dalam menghadapi kritik yang ditujukan kepada Wirtz, yang kesulitan beradaptasi di Anfield, yang semakin memicu kecurigaan adanya keretakan internal.
Sebelumnya, Jamie Carragher menyoroti momen yang menunjukkan Salah "membiarkan egonya menguasai dirinya," ketika ia menolak mengoper bola kepada Wirtz selama kemenangan 5-1 melawan Frankfurt pada bulan Oktober. Carragher berkata:
“Dia hanya perlu mengoper bola ke Wirtz untuk mencetak gol ke gawang kosong. Seorang pemimpin sejati harus mendukung rekan setimnya, bukan berebut setiap gol.”
Berbicara setelah hasil imbang melawan Leeds, Salah mengejutkan para penggemar dengan mengatakan bahwa dia tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depannya setelah kembali dari Piala Afrika 2024.
Ia dengan jujur berbagi: “Saya tidak percaya saya duduk di bangku cadangan selama 90 menit. Untuk pertama kalinya dalam karier saya. Saya merasa klub telah ‘menjatuhkan saya.’ Sepertinya seseorang ingin menimpakan semua kesalahan pada saya.”
Salah juga mengungkapkan bahwa ia berencana untuk mengucapkan selamat tinggal kepada penggemar Liverpool dalam pertandingan melawan Brighton sebelum berangkat ke Piala Afrika, karena “Saya tidak tahu apa yang akan terjadi ketika saya pergi.”
Meskipun Salah menandatangani kontrak baru hingga 2027 dan Liverpool menghabiskan £450 juta untuk membangun kembali lini serang mereka, penurunan performa Wirtz dan Isak telah membuat sistem penyerangan menjadi kurang fleksibel dibandingkan sebelumnya.
Konflik Salah dengan staf pelatih dan kecurigaan bahwa ia menyebabkan perpecahan di ruang ganti semakin memperburuk masa depannya di Anfield.