Media Malaysia Secara Tak Terduga Menyatakan Keprihatinan: U22 Vietnam Terlalu Kuat
- vnexpress.net
Olret – Media Malaysia secara tak terduga mengakui kekuatan tim U22 Vietnam, dan menyatakan kekhawatiran bahwa tim U22 Malaysia mungkin akan kesulitan memberikan kejutan dalam pertandingan mendatang.
Surat kabar Malaysia baru-baru ini mengeluarkan peringatan tentang kekuatan tim U22 Vietnam, menyatakan bahwa ini adalah tantangan terbesar bagi tim U22 Malaysia di babak penyisihan grup SEA Games.
Meskipun memulai dengan mengesankan dengan kemenangan telak 4-1 atas Laos, tim U22 Malaysia masih menghadapi keraguan yang signifikan saat mereka bersiap menghadapi rival bebuyutan mereka dari Vietnam.
Menurut Majoriti, bentrokan antara tim muda Malaysia dan Vietnam selalu intens, jauh melampaui makna pertandingan biasa. Persaingan yang telah berlangsung lama di tingkat senior dan junior berarti setiap pertemuan menarik perhatian yang signifikan dari penggemar di seluruh Asia Tenggara, dan jelas mencerminkan perkembangan sepak bola di kedua negara.
Statistik historis juga menambah kekhawatiran pers Malaysia, karena tim U22 Vietnam seringkali unggul dalam konfrontasi langsung. Pada SEA Games 2023 di Kamboja dua tahun lalu, tim U23 Vietnam mengalahkan Malaysia 2-1 di babak penyisihan grup, dalam pertandingan di mana tim berbaju merah mengendalikan permainan dan memanfaatkan peluang dengan lebih efektif.
Pertandingan itu menjadi mimpi buruk bagi sepak bola usia muda Malaysia, karena mereka kebobolan gol cepat dan terpaksa bertahan. Meskipun mereka berhasil memperkecil selisih, dua kartu merah berturut-turut di babak kedua menghancurkan harapan untuk melakukan comeback.
Kekalahan ini secara langsung mendorong Malaysia ke eliminasi awal dan memicu gelombang kritik yang ditujukan pada program pengembangan pemain muda negara tersebut.
Banyak opini di media Malaysia mempertanyakan kemampuan sebenarnya dari generasi penerus, terutama mengingat kegagalan mereka yang berulang kali di turnamen besar. Meskipun mereka memenangkan Piala Merlion 2023, gelar tersebut dianggap tidak cukup untuk menjembatani kesenjangan yang semakin besar antara Malaysia dan rival regional teratas, khususnya Vietnam.
Artikel Majoriti juga secara jujur menyoroti masalah internal tim U22 Malaysia, mulai dari persiapan yang tidak konsisten dan gaya bermain yang tidak jelas hingga sistem taktik yang tidak efektif. Dalam konteks itu, tim U22 Vietnam dianggap memiliki lebih banyak keunggulan dalam hal pengorganisasian gaya bermain, semangat kompetitif, dan kedalaman skuad.