Menyerah Pada Konate, Real Madrid Tutup Kesepakatan Untuk Merekrut "Monster" Seharga 60 Juta Euro
- teamtalk
Olret – Real Madrid dikabarkan telah bergabung dengan PSG dalam perburuan bek tengah Dayot Upamecano.
Masa depan Dayot Upamecano menjadi salah satu saga kontrak yang paling banyak dibicarakan di Eropa, dengan Bayern Munich yang ingin memperpanjang kontraknya, sementara Real Madrid dan kini PSG sama-sama mengincar kesempatan untuk merekrutnya dengan status bebas transfer.
Performa impresif Upamecano musim ini semakin menambah tekanan bagi Bayern untuk mempertahankannya dalam jangka panjang, menurut Sky Sport.
Real Madrid, yang telah lama mencari bek tengah permanen, tetap bersemangat, sementara PSG muncul sebagai favorit, dengan opsi untuk mengontraknya secara gratis musim panas mendatang, sebuah skenario yang ingin dihindari Bayern.
Upamecano dipandang sebagai pemain inti dalam rencana Kompany untuk merombak lini pertahanannya, dan dewan Bayern ingin segera menyelesaikan kesepakatan tersebut. Namun, kontraknya saat ini berlaku hingga 2026 dan kendala keuangan membuat situasi menjadi rumit dan semakin kompetitif.
Mereka yang dekat dengan Bayern yakin Upamecano benar-benar sedang bimbang. Bintang seharga €60 juta ini, yang dinilai di Transfermarkt, telah menetap di München, mendapatkan kepercayaan dari Kompany, dan berkembang dalam sistem yang sesuai dengan kekuatannya.
Namun, peluang untuk bergabung dengan Real Madrid atau kembali ke Prancis untuk bermain bagi PSG sangat menarik, terutama dengan kemungkinan transfer bebas yang menawarkan fleksibilitas jangka panjang.
Daya tarik Upamecano bagi klub-klub besar Eropa bukan hanya karena Bayern kesulitan bernegosiasi. Real Madrid melihatnya sebagai calon rekan Eder Militao atau pengganti jangka panjang Antonio Rudiger, sementara PSG melihatnya sebagai pilar untuk siklus berikutnya, terutama karena klub sedang membangun fondasi Prancis di bawah asuhan Luis Enrique.
Dengan biaya transfer bek tengah modern yang melebihi €80 juta, prospek merekrut pemain gratis musim panas mendatang telah menarik perhatian para direktur olahraga top Eropa.
Bayern menyadari tekanan ini dan tahu mereka harus bertindak cepat untuk mengendalikan situasi. Di balik layar, direktur olahraga Max Eberl sedang berupaya mencapai kesepakatan, tetapi tagihan gaji terbebani oleh pengeluaran besar Bayern untuk Musiala, Davies, dan Kimmich, yang membuat negosiasi dengan Upamecano menjadi lebih rumit.