Man City Hampir Keruntuhan Gara-Gara 1 Pemain Saja
- thethao247.vn
Olret – Man City bergantung pada performa gemilang Erling Haaland, tetapi tanpa pemain Norwegia itu, mesin gol Pep Guardiola terancam "runtuh" total.
Jika Arsenal dikritik karena terlalu bergantung pada gol dari bola mati, Manchester City bahkan lebih bergantung pada Erling Haaland. Kenyataan pahitnya adalah tanpa pemain Norwegia itu, mesin gol Pep Guardiola hampir "runtuh".
Haaland telah mencetak 15 gol dalam 12 pertandingan di semua kompetisi sejauh ini, termasuk 11 gol di Liga Primer, menyumbang 65% dari total gol Man City. Angka ini menunjukkan segalanya: tim biru Manchester ini mengandalkan performa sang "pembunuh" dari Eropa Utara.
Menurut situs statistik Squawka, belum pernah ada musim di bawah Pep Guardiola di mana seseorang mencetak begitu banyak gol. Pep terkenal dengan filosofi "tim di atas bintang", tetapi sistemnya saat ini berpusat pada satu orang: Erling Haaland.
Ketika ia tampil gemilang, City menang. Namun ketika ia berhenti, tim langsung tersendat, seperti kekalahan akhir pekan lalu dari Aston Villa.
Patut dicatat bahwa Man City tidak lagi memiliki rencana cadangan. Di musim-musim sebelumnya, ketika Kevin De Bruyne dan Ilkay Gundogan berbagi beban mencetak gol, Pep Guardiola dapat dengan fleksibel menyesuaikan taktiknya.
Kini, dengan De Bruyne yang mengalami cedera jangka panjang, Gundogan yang pergi, dan Foden serta Doku yang belum cukup stabil, Haaland hampir menjadi satu-satunya sumber kehidupan di lini serang.
Statistik menunjukkan bahwa City hanya menang satu kali dari empat pertandingan terakhir mereka tanpa Haaland mencetak gol, dan dalam pertandingan-pertandingan tersebut mereka banyak melepaskan tembakan tetapi kurang tajam dalam penyelesaian akhir.
Haaland bukan hanya pencetak gol, ia juga magnet yang menarik pertahanan lawan, menciptakan ruang bagi rekan-rekannya. Ketika ia absen atau tidak dalam performa terbaiknya, permainan City menjadi terputus-putus dan kurang kreatif.
Ketergantungan ini menimbulkan risiko besar untuk sisa musim ini. Jika Haaland cedera atau mengalami "laga tanpa gol", Man City bisa kehilangan posisi mereka sebagai kandidat utama peraih gelar Liga Primer, bahkan merosot di Liga Champions, di mana mereka selalu membutuhkan momen-momen eksplosif dari bintang nomor satu mereka.