The Swimmers, Kisah Cinta Menikung Pacar Sahabat Berbalut Bunuh Diri
Yetapi semua kejadian tersebut tak mempengaruhi kehidupan Perth, ia pun melanjutkan hidupnya seperti biasa. Dan ia pun telah memiliki kekasih. Sedangkan Tan nampak menghilang dari kehidupan normalnya.
Semua Berawal Dari Facebook, Dimana Perth Mengatakan Cinta Pada Ice yang Merupakan Kekasih Dari Tan.
Hingga suatu hari saat Perth sedang mengecek facebook, ia menemukan percakapannya dengan Ice yang terdahulu, ia menemukan sebuah Video. Sejak saat itu Perth menjadi pemurung. Sialnya pacar Perth yang usil membuka laptop Perth yang masih memuat halaman facebooknya saat Perth sedang meninggalkannya untuk membersihkan bajunya yang terkena lelehan es cream, ia pun mengotak-atik facebook Perth dan dengan tidak sengaja menemukan sesuatu tetapi ia tidak sempat membukanya karena Perth sudah kembali ke kamarnya lagi.
Perth sangat marah akan tindakannya yang lancang. Perth menyampaikan bahwa ia tidak suka siapapun menyentuh barang pribadinya tanpa seijinnya. Ia pun akhirnya pulang karena kesal Perth memarahinya sedemikian rupa. Perth sangat terganggu dengan ditemukannya kembali video tersebut, ia menjadi pemurung dan sangat berhati-hati setelahnya. Tapi ia tidak pernah membuka video tersebut sekalipun, ia lebih memilih untuk menutup laptopnya.
Ketika malam hari, saat Perth tengah tertidur di kamarnya tanpa ada siapapun yang menemani, tiba-tiba laptop tersebut menyala dan menampilkan video pantai dengan beberapa teman termasuk Tan, Ice, dan dirinya sendiri. Perth terbangun karena video tersebut dan ia pun kaget dibuatnya.
Perth masih terlihat rajin berlatih, sedangkan Tan benar-benar menghilang entah kemana sejak kematian Ice. Pelatih pun menekan agar Perth lebih giat berlatih, walaupun sekarang ia menjadi yang tercepat tetapi itu hanya karna Tan tidak ada.
Saat Perth selesai berlatih dan hendak pulang, ia melihat sebuah mobil. Perth memutuskan untuk kembali masuk dan mengurungkan niatnya untuk pulang. Perth pergi ke ruangan bawah dan menemukan Tan sedang memandang ke arah kolam. wajah Tan nampak dipenuhi oleh dendam karna kematian Ice.
Perth menanyakan keberadaan Tan selama ini, dan ternyata jawaban yang diberikan Tan sangat mengejutkan. Ia ingin menemukan pembunuh Ice, walaupun Perth bersikeras bahwa kematian Ice merupakan murni kejadian bunuh diri. Ia pun menyarankan agar Tan segera pulih dari kekecewaannya dan melanjutkan kembali hidupnya seperti biasa.